Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan terus mengintensifkan koordinasi dengan pemerintah kabupaten guna memperkuat fondasi ekonomi daerah. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari strategi percepatan pembangunan ekonomi yang merata dan berkelanjutan di seluruh wilayah.
Penguatan sinergi tersebut diwujudkan melalui forum koordinasi lintas daerah yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Sejumlah isu strategis menjadi fokus pembahasan, antara lain pengendalian inflasi, kelancaran distribusi logistik, serta pengembangan komoditas unggulan berbasis potensi lokal masing-masing daerah.
Sekretaris Daerah Papua Pegunungan dalam keterangannya menyampaikan bahwa koordinasi antarpemerintah daerah menjadi faktor kunci dalam menjaga stabilitas ekonomi di wilayah pegunungan.
“Sinergi yang kuat antar kabupaten sangat diperlukan agar kebijakan yang diambil dapat saling mendukung dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa tantangan geografis di Papua Pegunungan menuntut adanya kerja sama yang lebih intensif, khususnya dalam memastikan distribusi barang kebutuhan pokok tetap berjalan lancar.
“Kita ingin memastikan tidak ada kesenjangan harga yang terlalu tinggi antarwilayah akibat hambatan distribusi,” katanya.
Selain itu, Pemprov turut mendorong penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai penggerak ekonomi lokal. Dukungan diberikan melalui program pendampingan, peningkatan kapasitas pelaku usaha, serta perluasan akses pasar bagi produk-produk unggulan daerah.
Ke depan, Pemprov Papua Pegunungan berkomitmen untuk terus memperkuat integrasi kebijakan ekonomi antarwilayah. Dengan langkah tersebut, diharapkan pertumbuhan ekonomi dapat berlangsung secara inklusif dan berkelanjutan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh kabupaten.











