Wamena – Aksi pemalangan jalan oleh sejumlah kepala desa dan warga Desa Kimibur, Distrik Karubaga, Kabupaten Tolikara, Papua Pegunungan, yang berlangsung pada Selasa (05/08/2025), berhasil diselesaikan secara damai. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes atas keterlambatan pencairan Dana Desa serta honor aparatur desa untuk Tahun Anggaran 2025. Pemblokiran jalan tersebut sempat mengganggu kelancaran arus lalu lintas dan aktivitas masyarakat di sekitar wilayah tersebut.
Menanggapi laporan adanya gangguan tersebut, aparat gabungan yang terdiri dari personel Polres Tolikara, Brimob BKO, dan jajaran Pemerintah Daerah bertindak cepat dengan menuju lokasi kejadian. Langkah persuasif dan pendekatan dialog dipilih sebagai upaya utama untuk meredakan situasi. Tim pengamanan dipimpin oleh sejumlah perwira, antara lain Kasat Narkoba Ipda Muh. Suryanto, Kasat Intelkam Ipda Zakaria M. Rizal, KBO Reskrim Ipda Chiliper Wally, Kapolsek Karubaga Ipda Eka Januarachman, serta Danton Brimob Ipda Yabes Baransano.
Setibanya di lokasi, tim langsung melakukan koordinasi dengan pihak pemerintah daerah dan tokoh masyarakat setempat. Dalam pertemuan yang berlangsung dengan suasana terbuka, perwakilan masyarakat menyampaikan keluhan dan tuntutan mereka terkait belum cairnya dana yang sangat dibutuhkan untuk operasional desa dan kesejahteraan aparat desa. Para tokoh masyarakat turut berperan aktif dalam menengahi dan membantu menyampaikan aspirasi secara tertib kepada pihak berwenang.
Berkat komunikasi yang baik dan pendekatan humanis dari tim gabungan serta dukungan tokoh masyarakat, situasi berhasil dikendalikan tanpa adanya tindakan anarkistis. Setelah adanya jaminan dan komitmen dari pihak Pemda untuk segera menindaklanjuti pencairan dana, warga pun sepakat untuk membuka kembali akses jalan yang dipalang. Pemerintah daerah mengapresiasi kerja sama semua pihak dan menegaskan komitmen untuk mempercepat proses administrasi demi menghindari kejadian serupa di masa mendatang.











