Jayapura – Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla, mendorong penyelesaian persoalan di Papua melalui pendekatan politis yang mengedepankan dialog, pemahaman bersama, dan partisipasi masyarakat guna mendukung pembangunan serta menciptakan situasi keamanan yang kondusif.
Menurut Jusuf Kalla, pembangunan di Papua tidak cukup hanya ditopang oleh pendekatan keamanan, tetapi juga membutuhkan komunikasi yang baik dengan masyarakat agar mereka memahami bahwa pembangunan yang dilakukan pemerintah merupakan upaya bersama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua. Pernyataan tersebut disampaikannya saat menanggapi perkembangan situasi keamanan di Papua usai menghadiri pelantikan Pengurus PMI Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) periode 2026–2031 di Yogyakarta.
Ia menilai pemerintah selama ini telah memberikan perhatian besar terhadap pembangunan Papua melalui berbagai program dan alokasi anggaran yang ditujukan untuk mempercepat kemajuan wilayah Indonesia bagian timur. Karena itu, menurutnya, diperlukan upaya membangun pemahaman yang baik kepada masyarakat mengenai tujuan dan manfaat pembangunan yang sedang dijalankan.
Jusuf Kalla juga menekankan pentingnya pendekatan damai dalam membangun komunikasi dengan seluruh pihak guna menciptakan kesepahaman mengenai masa depan Papua. Ia berpandangan bahwa langkah dialogis dan pendekatan politis perlu dikedepankan sebagai bagian dari upaya mencari solusi yang berkelanjutan terhadap berbagai persoalan yang terjadi di wilayah tersebut.
Meski demikian, ia menyatakan bahwa aparat keamanan tetap memiliki peran dalam menjaga stabilitas dan melindungi masyarakat apabila masih terjadi tindakan kekerasan yang mengganggu keamanan dan ketertiban. Namun, upaya membangun pengertian secara damai dinilai tetap harus menjadi prioritas dalam proses penyelesaian konflik.
Menurut Jusuf Kalla, pengalaman penyelesaian konflik di berbagai daerah menunjukkan bahwa pendekatan dialog dan komunikasi yang baik dapat menjadi jalan untuk membangun perdamaian yang berkelanjutan. Oleh karena itu, ia berharap seluruh pihak dapat mengedepankan semangat kebersamaan, persatuan, dan penyelesaian masalah secara damai demi terwujudnya Papua yang aman, maju, dan sejahtera.













