Wamena– Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, mendorong generasi muda untuk tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi mampu menciptakan peluang usaha melalui penguatan kapasitas dan keterampilan kewirausahaan.
Upaya tersebut dilakukan melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Jayawijaya dengan menggelar pelatihan wirausaha muda yang diikuti 35 pemuda dari 40 distrik. Kegiatan yang berlangsung pada 9–11 September 2026 tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) kepemudaan.
Staf Ahli Bupati Jayawijaya Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Natalis Mumpu, mengatakan pengembangan kewirausahaan merupakan langkah strategis untuk mendorong kemandirian pemuda sekaligus memanfaatkan berbagai potensi yang dimiliki daerah.
“Kami memberikan apresiasi kepada Dispora Kabupaten Jayawijaya yang telah melaksanakan kegiatan tersebut sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah dalam mendorong generasi muda untuk mengembangkan potensi dan kemandirian melalui kewirausahaan,” kata Natalis dalam keterangan tertulis di Wamena, Kamis.
Menurutnya, pelatihan tersebut tidak boleh berhenti sebatas kegiatan selama tiga hari. Pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh peserta harus diterapkan dalam kehidupan nyata dengan mulai merancang, menjalankan dan mengembangkan usaha secara berkelanjutan.
“Pelatihan ini jangan hanya dipandang sebagai kegiatan selama tiga hari. Ini harus menjadi langkah awal bagi peserta untuk mengembangkan usaha secara berkelanjutan,” ujarnya.
Natalis menilai pemuda Jayawijaya memiliki potensi yang beragam dan dapat dikembangkan menjadi peluang ekonomi. Perbedaan kemampuan serta minat tersebut justru dapat menjadi kekuatan apabila diarahkan melalui pelatihan, pendampingan dan kesempatan untuk mengembangkan usaha.
Ia berharap para peserta dapat memanfaatkan ilmu yang diperoleh untuk mengembangkan ide usaha sesuai potensi masing-masing, termasuk dengan memanfaatkan sumber daya lokal yang tersedia di lingkungan mereka.
“Generasi muda Papua Pegunungan, khususnya Kabupaten Jayawijaya, memiliki potensi dan kemampuan yang berbeda-beda. Karena itu, potensi tersebut harus terus dikembangkan agar dapat menjadi kekuatan ekonomi dan mendorong kemandirian pemuda,” katanya.
Penguatan kapasitas pemuda melalui kewirausahaan juga dinilai dapat membuka lebih banyak lapangan pekerjaan di daerah. Pemuda yang mampu membangun usaha diharapkan tidak hanya memperoleh penghasilan bagi dirinya sendiri, tetapi juga dapat menciptakan kesempatan kerja bagi masyarakat di sekitarnya.
Pemkab Jayawijaya melalui Dispora pun diharapkan dapat terus menghadirkan program pembinaan yang berkelanjutan, sehingga peserta tidak berhenti pada tahap pelatihan, tetapi mendapatkan pendampingan dalam mengembangkan usaha, memperluas pasar dan meningkatkan kualitas produk.
Dengan demikian, pengembangan kewirausahaan pemuda diharapkan menjadi salah satu fondasi dalam membangun generasi muda Jayawijaya yang mandiri, produktif dan mampu mengambil peran dalam menggerakkan perekonomian daerah.









