Nabire – Pemerintah Provinsi Papua Tengah kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun kualitas sumber daya manusia dengan menyalurkan bantuan pendidikan senilai Rp229.400.000 kepada 61 mahasiswa Sekolah Tinggi Teologi (STT) Rusel Timika, Kabupaten Mimika.
Bantuan tersebut diperuntukkan bagi mahasiswa yang tengah menempuh pendidikan pada semester III, V, VII, hingga mahasiswa tingkat akhir, guna memastikan keberlanjutan studi mereka berjalan lancar hingga tuntas.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar Pemprov Papua Tengah dalam menyiapkan generasi Papua yang berdaya saing, sejalan dengan potensi kekayaan alam daerah yang membutuhkan SDM berkualitas sebagai pengelola utama.
Pemerintah daerah menegaskan bahwa sektor pendidikan menjadi fondasi utama pembangunan, baik di wilayah pegunungan maupun pesisir, sebagai upaya memutus rantai ketertinggalan dan membuka peluang kemajuan yang lebih merata. Bantuan dana pendidikan ini difokuskan untuk memenuhi kebutuhan akademik mahasiswa STT Rusel yang berlokasi di Jalan C Heatubun, Kwamki Baru.
Program beasiswa ini diharapkan menjadi pintu pembuka bagi anak-anak asli Papua untuk menyelesaikan pendidikan tinggi tepat waktu, sekaligus memperkuat kapasitas intelektual dan karakter generasi muda Papua Tengah. Pihak STT Rusel pun menyambut positif dukungan pemerintah yang konsisten mendorong peningkatan kualitas SDM di Kabupaten Mimika.
“Penguatan sektor pendidikan merupakan investasi jangka panjang demi masa depan Papua yang mandiri dan berdaya saing,” demikian disampaikan Pemprov Papua Tengah dalam keterangan resminya yang diterima Tribun-PapuaTengah.com, Sabtu (3/1/2026).
Pemerintah menyadari bahwa pembangunan infrastruktur semata tidak akan memberikan dampak optimal tanpa didukung oleh manusia Papua yang unggul, terdidik, dan siap berkontribusi bagi daerahnya.
Di bawah kepemimpinan Gubernur Meki Nawipa, Pemprov Papua Tengah berkomitmen mengawal penyaluran bantuan pendidikan agar tepat sasaran dan benar-benar dirasakan oleh mahasiswa yang membutuhkan. Para penerima beasiswa diharapkan dapat memanfaatkan dukungan ini secara bertanggung jawab untuk menunjang proses perkuliahan dan penyelesaian tugas akhir.
Dukungan finansial tersebut menjadi energi baru bagi sivitas akademika STT Rusel dalam menjalankan peran pendidikan dan pengembangan keilmuan teologi, sekaligus memperkuat pembangunan manusia Papua Tengah yang berkelanjutan.













