JAYAPURA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua mulai mengoptimalkan kembali pemanfaatan fasilitas olahraga di kawasan Stadion Lukas Enembe, Kampung Harapan, Kabupaten Jayapura. Pembukaan kembali sejumlah sarana tersebut diharapkan dapat menghidupkan aktivitas olahraga masyarakat sekaligus mendukung pembinaan atlet di Papua.
Fasilitas yang kembali dibuka meliputi Stadion Lukas Enembe, Istora, dan lintasan atletik. Sebelumnya, sejumlah sarana olahraga tersebut ditutup menyusul insiden keributan yang terjadi pada Mei 2026.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda (Disorda) Papua, Laurens Wantik, mengatakan bahwa pembukaan kembali fasilitas tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah agar sarana olahraga yang telah dibangun dapat dimanfaatkan secara optimal.
Menurutnya, fasilitas tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi penyelenggaraan pertandingan, tetapi juga dapat digunakan untuk menunjang berbagai aktivitas olahraga masyarakat serta pembinaan atlet.
Salah satu pemanfaatan yang tengah dipersiapkan adalah penggunaan Stadion Lukas Enembe sebagai kandang Persipura Jayapura. Stadion tersebut dijadwalkan kembali menjadi tempat pertandingan tim berjuluk Mutiara Hitam itu pada November 2026.
Meski demikian, penggunaan stadion untuk pertandingan masih dilakukan secara terbatas. Untuk sementara, hanya tribun utara dan selatan yang diperbolehkan digunakan oleh penonton.
Laurens mengimbau para suporter dan masyarakat agar mematuhi ketentuan yang telah ditetapkan, terutama terkait penggunaan tribun dan kapasitas penonton. Kepatuhan terhadap aturan tersebut dinilai penting untuk menjaga keamanan dan kenyamanan selama pertandingan berlangsung.
Dibukanya kembali fasilitas olahraga di kawasan Stadion Lukas Enembe menjadi langkah untuk mengembalikan fungsi sarana tersebut sebagai pusat kegiatan olahraga di Papua. Pemerintah berharap keberadaannya dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan, baik untuk kepentingan pembinaan atlet, penyelenggaraan pertandingan, maupun aktivitas olahraga masyarakat.







