SENTANI– Pemerintah Kabupaten Jayapura, Papua, terus mendorong pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai salah satu sektor penting dalam memperkuat perekonomian daerah serta mewujudkan kemandirian ekonomi masyarakat.
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Jayapura, Abdul Rahman Basri, mengatakan bahwa keberadaan UMKM memiliki kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Selain menjadi penggerak aktivitas ekonomi masyarakat, sektor ini juga berperan dalam menciptakan kesempatan kerja, meningkatkan penghasilan keluarga, serta memperluas kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, Kabupaten Jayapura memiliki berbagai potensi ekonomi lokal yang dapat dikembangkan menjadi peluang usaha produktif, terutama pada sektor pertanian, perkebunan, dan perikanan. Potensi tersebut perlu dimanfaatkan secara maksimal melalui penguatan pelaku usaha agar mampu menghasilkan produk yang memiliki nilai tambah dan daya saing.
Ia menambahkan, pengembangan UMKM tidak hanya berfokus pada peningkatan jumlah pelaku usaha, tetapi juga perlu diimbangi dengan peningkatan keterampilan sumber daya manusia, perbaikan mutu produk, penguatan identitas merek, serta pemanfaatan teknologi digital dalam kegiatan pemasaran.
Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan Workshop Literasi Digital UMKM yang diselenggarakan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Jayapura di Sentani, Rabu (4/11/2026).
Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Jayapura berharap para pelaku UMKM semakin mampu memanfaatkan perkembangan teknologi untuk memperluas jangkauan pemasaran, meningkatkan kualitas usaha, serta memperkenalkan produk unggulan daerah kepada masyarakat yang lebih luas.
Pemerintah Kabupaten Jayapura menilai bahwa penguatan UMKM menjadi langkah strategis dalam membangun perekonomian yang inklusif dan berkelanjutan, sekaligus mengurangi ketergantungan ekonomi daerah dengan mengoptimalkan potensi serta kemampuan masyarakat setempat.







