Jayapura – Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura terus berupaya meningkatkan daya saing pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai salah satu penggerak perekonomian daerah. Melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Perindagkop dan UKM), pemerintah memberikan pelatihan yang difokuskan pada penguatan legalitas usaha, peningkatan kapasitas manajemen, serta pemanfaatan teknologi digital untuk memperluas pasar.
Program tersebut dirancang agar pelaku UMKM tidak hanya mampu menghasilkan produk yang berkualitas, tetapi juga memiliki kelengkapan administrasi dan legalitas usaha yang menjadi syarat penting dalam mengembangkan bisnis secara berkelanjutan.
Asisten II Bidang Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Jayapura, Abdul Majid, mengatakan bahwa pelatihan tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam membekali pelaku UMKM dengan berbagai instrumen bisnis yang lengkap, sehingga mampu meningkatkan daya saing produk lokal.
“Pelatihan yang diselenggarakan Dinas Perindagkop bertujuan membekali para pelaku UMKM binaan dengan instrumen bisnis yang lengkap dan legal, sehingga mereka memiliki kesiapan untuk mengembangkan usahanya secara profesional,” ujarnya di Jayapura, Rabu.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta memperoleh berbagai materi yang berkaitan dengan pengembangan usaha, mulai dari pemahaman mengenai Hak Kekayaan Intelektual (HKI) dan pendaftaran merek dagang sebagai perlindungan identitas produk, hingga penerapan standar Pangan Industri Rumah Tangga (P-IRT) guna menjamin mutu dan keamanan produk yang dipasarkan.
Selain itu, pelaku UMKM juga mendapatkan pembekalan mengenai pengelolaan keuangan yang sehat dan akuntabel, strategi pemasaran digital, pemanfaatan fasilitas pembiayaan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR), pemenuhan kewajiban perpajakan, serta percepatan pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB) sebagai bentuk legalitas usaha.
Menurut Abdul Majid, Kota Jayapura sebagai pintu gerbang perekonomian di Tanah Papua memiliki potensi besar dalam melahirkan pelaku usaha yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional. Oleh karena itu, pemerintah daerah terus mendorong peningkatan kapasitas UMKM agar mampu beradaptasi dengan perkembangan dunia usaha yang semakin kompetitif.
“Melalui pelatihan ini kami berharap para pelaku UMKM dapat naik kelas, memperluas pangsa pasar, serta tidak hanya mampu bersaing di Kota Jayapura, tetapi juga menembus pasar nasional bahkan global dengan memanfaatkan ekosistem digital,” katanya.
Pemkot Jayapura optimistis bahwa penguatan legalitas usaha yang dibarengi dengan peningkatan kapasitas sumber daya manusia akan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Dengan UMKM yang semakin profesional, inovatif, dan memiliki akses pasar yang lebih luas, sektor usaha mikro diharapkan dapat menjadi pilar penting dalam menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta memperkuat ketahanan ekonomi di Kota Jayapura.











