Jayapura — Peristiwa kerusakan fasilitas olahraga yang terjadi saat kericuhan pertandingan di Papua menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi Papua. Insiden tersebut dinilai bukan hanya merugikan pemerintah, tetapi juga berdampak langsung terhadap masyarakat yang selama ini memanfaatkan fasilitas olahraga untuk berbagai aktivitas.
Pemerintah Provinsi Papua pun mengajak seluruh masyarakat untuk lebih peduli dalam menjaga sarana olahraga yang telah dibangun dengan biaya besar dan standar yang tidak sedikit. Fasilitas tersebut dinilai sebagai aset bersama yang memiliki manfaat jangka panjang bagi generasi muda Papua.
Penjabat Sekretaris Daerah Papua, Christian Sohilait, menyayangkan terjadinya aksi perusakan stadion dan kendaraan saat berlangsungnya kericuhan. Menurutnya, fasilitas publik seharusnya dijaga bersama karena dibangun untuk kepentingan masyarakat luas.
“Fasilitas olahraga tersebut merupakan milik bersama yang harus dijaga untuk generasi mendatang,” ujarnya di Jayapura, Minggu.
Ia menekankan bahwa olahraga seharusnya menjadi ruang pemersatu masyarakat, bukan menjadi pemicu tindakan yang merusak fasilitas umum. Karena itu, masyarakat diharapkan dapat menikmati pertandingan dengan tertib, menjaga emosi, dan mematuhi aturan yang berlaku demi terciptanya suasana yang aman dan nyaman.
Menurut Christian, kondisi fasilitas olahraga yang baik sangat penting untuk mendukung aktivitas masyarakat, mulai dari pembinaan atlet, kegiatan olahraga harian, hingga pelayanan publik lainnya. Kerusakan fasilitas akibat tindakan tidak bertanggung jawab justru akan menghambat pemanfaatannya bagi masyarakat sendiri.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda Provinsi Papua, Laurens Wantik, mengingatkan bahwa Stadion Lukas Enembe merupakan salah satu stadion terbaik di Indonesia yang dibangun dengan investasi besar dan fasilitas bertaraf internasional.
Menurutnya, keberadaan fasilitas olahraga modern di Papua merupakan kebanggaan yang harus dijaga bersama. Ia berharap masyarakat semakin memiliki rasa kepedulian terhadap sarana olahraga yang telah tersedia.
“Beberapa fasilitas olahraga di Papua sudah bertaraf internasional sehingga membutuhkan perhatian dan kepedulian bersama agar tetap terawat dan dapat digunakan dalam jangka panjang,” katanya.
Pemerintah Provinsi Papua berharap kejadian tersebut menjadi pembelajaran bersama agar seluruh elemen masyarakat semakin sadar pentingnya menjaga fasilitas publik. Dengan dukungan masyarakat, fasilitas olahraga di Papua diharapkan tetap menjadi pusat pembinaan atlet, ruang aktivitas positif generasi muda, sekaligus simbol kemajuan olahraga di tanah Papua.











