TOLIKARA – Pemerintah Kabupaten Tolikara membagikan takjil kepada umat Muslim yang menjalankan ibadah puasa Ramadan di wilayah Karubaga dan sekitarnya sebagai bentuk dukungan serta upaya memperkuat kerukunan antarumat beragama di daerah tersebut.
Kegiatan yang digagas oleh Pemerintah Kabupaten Tolikara itu dilaksanakan selama bulan suci Ramadan dengan melibatkan jajaran aparatur sipil negara (ASN). Pembagian takjil dilakukan menjelang waktu berbuka puasa untuk membantu masyarakat Muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa.
Sekretaris Daerah Kabupaten Tolikara, Yosua Noak Duw, mengatakan kegiatan tersebut merupakan wujud kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat sekaligus simbol kebersamaan di tengah keberagaman yang ada di Kabupaten Tolikara.
Menurutnya, inisiatif tersebut juga merupakan komitmen pemerintah daerah di bawah kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Tolikara dalam menjaga keharmonisan kehidupan beragama di tengah masyarakat.
“Pembagian takjil ini merupakan bentuk dukungan moral kepada saudara-saudara kita umat Muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa Ramadan. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan semangat sekaligus mempererat rasa persaudaraan di tengah masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, semangat toleransi menjadi fondasi penting dalam menjaga stabilitas sosial di Kabupaten Tolikara yang dihuni oleh masyarakat dengan latar belakang agama dan budaya yang beragam.
Karena itu, pemerintah daerah juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga suasana yang aman dan damai selama bulan Ramadan, sehingga umat Muslim dapat menjalankan ibadah dengan tenang.
“Kami mengimbau seluruh masyarakat, khususnya warga Nasrani di Kabupaten Tolikara, untuk turut memberikan dukungan dan menjaga situasi tetap aman serta tertib selama saudara-saudara kita umat Muslim menjalankan ibadah puasa,” tambahnya.
Melalui kegiatan sederhana tersebut, Pemerintah Kabupaten Tolikara berharap nilai-nilai toleransi, kebersamaan, dan saling menghormati antarumat beragama dapat terus tumbuh dan memperkuat persatuan masyarakat di daerah tersebut.














