Home / Berita Utama / Transformasi Maritim Dorong Kemajuan Papua Tengah, Empat Kabupaten Siapkan Kampung Nelayan Modern

Transformasi Maritim Dorong Kemajuan Papua Tengah, Empat Kabupaten Siapkan Kampung Nelayan Modern

Papua Tengah – Upaya mendorong kemajuan sektor maritim di Papua Tengah terus dilakukan melalui pengembangan ekosistem perikanan modern. Pemerintah Provinsi Papua Tengah bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyiapkan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di sejumlah wilayah sebagai langkah strategis meningkatkan kesejahteraan nelayan sekaligus memperkuat ekonomi daerah.

Program tersebut direncanakan akan dilaksanakan di empat kabupaten, yakni Nabire, Mimika, Paniai, dan Deiyai. Pengembangan ini menjadi bagian dari transformasi sektor kelautan dan perikanan yang diharapkan mampu membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat pesisir dan wilayah danau di Papua Tengah.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Papua Tengah, Karlos Matuan, mengatakan bahwa pemerintah daerah telah mengusulkan sejumlah lokasi untuk pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan.

“Kami telah mengusulkan 16 titik lokasi calon Kampung Nelayan Merah Putih kepada KKP dan saat ini masih menunggu proses verifikasi dari tim survei terkait kesiapan lahan, akses jalan, serta ketersediaan listrik,” ujar Karlos.

Ia menjelaskan, pengembangan program ini akan disesuaikan dengan potensi wilayah masing-masing kabupaten. Untuk wilayah pesisir seperti Nabire dan Mimika, pengembangan akan difokuskan pada sektor perikanan tangkap di laut. Sementara di Paniai dan Deiyai, program diarahkan pada penguatan perikanan air tawar yang memanfaatkan potensi danau-danau besar di wilayah tersebut.

Selain pembangunan kampung nelayan, pemerintah juga mendorong penguatan infrastruktur pendukung seperti pelabuhan perikanan, fasilitas penyimpanan ikan seperti cold storage, serta teknologi pengolahan hasil tangkapan guna meningkatkan nilai tambah produk perikanan.

Melalui program ini, setiap kabupaten akan memiliki satu kampung nelayan yang berfungsi sebagai pusat distribusi hasil tangkapan, sementara kampung lainnya menjadi wilayah penyangga produksi. Seluruh hasil tangkapan nantinya akan terpusat dan dipasarkan melalui sistem koperasi guna memperkuat rantai distribusi dan meningkatkan pendapatan nelayan.

Pengembangan ekosistem kampung nelayan modern ini diharapkan menjadi langkah penting dalam mendorong transformasi maritim di Papua Tengah, sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat serta mempercepat pembangunan daerah di wilayah Papua.