Jayapura — Gubernur Papua mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga dan memperkuat kerukunan antarumat beragama sebagai fondasi utama dalam menciptakan Papua yang aman, damai, dan harmonis.
Ajakan tersebut disampaikan Gubernur dalam kegiatan silaturahmi bersama tokoh agama dan tokoh masyarakat yang berlangsung di Jayapura, belum lama ini. Ia menegaskan bahwa keberagaman agama dan budaya yang ada di Papua merupakan kekayaan yang harus dijaga bersama, bukan menjadi sumber perpecahan.
Menurut Gubernur, toleransi dan saling menghormati antarumat beragama telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Papua sejak lama. Oleh karena itu, nilai-nilai tersebut perlu terus dipelihara di tengah dinamika sosial dan tantangan pembangunan yang terus berkembang.
“Kerukunan antarumat beragama adalah kunci terciptanya stabilitas dan kedamaian di Papua. Dengan menjaga persatuan, kita dapat bersama-sama membangun Papua yang lebih maju dan sejahtera,” ujarnya.
Gubernur juga mengajak tokoh agama untuk berperan aktif memberikan edukasi kepada umat agar senantiasa mengedepankan sikap saling menghargai, menghindari provokasi, serta menjaga suasana kondusif di lingkungan masing-masing.
Melalui kebersamaan dan komitmen menjaga kerukunan beragama, Gubernur optimistis Papua akan terus menjadi tanah yang damai, harmonis, dan menjunjung tinggi nilai-nilai persaudaraan di tengah keberagaman.








