Jayapura — Suasana penuh sukacita menyelimuti Distrik Jayapura Utara, Kelurahan Bhayangkara, Kota Jayapura, saat personel Satgas Humas Operasi Damai Cartenz-2025 hadir di tengah masyarakat dengan membagikan bingkisan dan kado Natal kepada anak-anak, Senin (22/12/2025). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pendekatan humanis Polri dalam membangun kedekatan sosial serta menciptakan situasi yang aman dan kondusif menjelang perayaan Hari Raya Natal.
Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 14.00 WIT di seputaran APO, Jayapura, itu disambut antusias oleh anak-anak yang menerima bingkisan secara langsung dari personel Satgas Humas Ops Damai Cartenz-2025.
Kehadiran aparat kepolisian tidak hanya membawa bantuan, tetapi juga menghadirkan rasa aman dan kebahagiaan bagi masyarakat, khususnya generasi muda.
Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud nyata peran Polri sebagai representasi kehadiran negara dalam menyampaikan pesan perdamaian di Tanah Papua.
“Papua adalah tanah damai. Melalui kegiatan humanis seperti ini, kami ingin menghadirkan rasa aman, kebahagiaan, serta memperkuat persaudaraan, khususnya kepada anak-anak sebagai generasi penerus,” ujarnya.
Pendekatan serupa juga ditegaskan oleh Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., yang menilai bahwa strategi humanis menjadi fondasi penting dalam menjaga stabilitas keamanan di Papua.
“Kami mengedepankan pendekatan yang menyentuh hati masyarakat. Kehadiran kami bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga untuk berbagi kebahagiaan, terutama di momen Natal yang penuh kasih,” katanya.
Sementara itu, Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz, Kombes Pol Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., mengajak masyarakat Papua untuk berperan aktif menjaga ketertiban dan keamanan bersama selama rangkaian perayaan Natal.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban bersama, sehingga perayaan Natal dapat berjalan dengan aman, damai, dan penuh sukacita,” tuturnya.
Dari sudut pandang akademisi, tokoh Papua Dr. Alfius Aninam, S.Th., M.Pd., menilai kegiatan tersebut sebagai langkah strategis dalam membangun kepercayaan publik dan kedekatan emosional antara Polri dan masyarakat Papua, terutama anak-anak.
“Kegiatan seperti ini memiliki nilai edukatif dan sosial yang sangat kuat. Anak-anak tidak hanya menerima bingkisan, tetapi juga merasakan kehadiran negara yang penuh kasih dan perhatian. Ini penting untuk menanamkan nilai perdamaian dan rasa aman sejak dini,” ungkap Dr. Alfius.
Ia menambahkan bahwa pendekatan humanis yang diterapkan Operasi Damai Cartenz menunjukkan sinergi antara aspek keamanan dan nilai kemanusiaan di Papua.
“Pendekatan persuasif dan humanis seperti ini patut diapresiasi karena mampu membangun harmoni sosial serta memperkuat semangat kebersamaan, khususnya di momentum Natal yang sarat dengan pesan kasih dan damai,” pungkasnya.
Melalui kegiatan tersebut, Operasi Damai Cartenz-2025 terus berupaya memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat serta menumbuhkan semangat kebersamaan sebagai fondasi terwujudnya Papua yang aman, damai, dan harmonis.











