Jayapura — Kinerja Satgas Operasi Damai Cartenz dalam menjaga keamanan dan menegakkan hukum di Papua kembali mendapat apresiasi. Kali ini, dukungan datang dari kalangan akademisi Papua yang menilai langkah-langkah yang dilakukan Satgas telah memberikan dampak positif terhadap stabilitas wilayah.
Akademisi Papua, Dr. Alfius Aninam, S.Th., M.Pd., menyampaikan bahwa keberadaan Satgas Ops Damai Cartenz mampu menekan aktivitas kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang selama ini mengganggu ketenangan masyarakat. Hal tersebut disampaikannya di Jayapura, Jumat (19/12/2025).
Menurutnya, pendekatan penegakan hukum yang tegas namun terukur telah menciptakan situasi yang lebih aman dan kondusif bagi masyarakat Papua dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Ia menilai kondisi ini menjadi bukti nyata keseriusan negara dalam melindungi seluruh warga di Tanah Papua.
Dr. Alfius juga menyatakan dukungan terhadap Polri yang terus berupaya menjaga keamanan dan ketertiban sebagai bagian dari komitmen menjaga keutuhan Indonesia dari Sabang sampai Merauke. Ia menegaskan bahwa Papua merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Dalam kesempatan tersebut, ia mengajak masyarakat Papua untuk tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang ingin menciptakan gangguan keamanan. Ia menekankan pentingnya menjauhi tindakan melawan hukum demi menjaga kedamaian bersama.
Menjelang perayaan Natal, Dr. Alfius mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat persatuan dan menjaga suasana damai, sejalan dengan nilai-nilai Natal yang sarat dengan pesan kasih dan sukacita.
“Operasi Damai Cartenz telah menunjukkan hasil yang nyata. Mari kita beri dukungan agar upaya menciptakan rasa aman dan nyaman di Papua dapat terus terjaga,” pungkasnya.











