WAMENA– Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan, terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan melalui penambahan tenaga pendidik di berbagai wilayah. Kehadiran 90 guru dari Yayasan Indonesia Cerdas diharapkan dapat memperkuat proses pembelajaran sekaligus membantu mengatasi keterbatasan tenaga pengajar, terutama di daerah pelosok.
Bupati Jayawijaya, Atenius Murip, menyampaikan bahwa keterlibatan para guru tersebut merupakan bagian dari upaya memperluas akses pendidikan bagi anak-anak di wilayahnya. Dukungan tenaga pendidik dinilai penting agar kegiatan belajar mengajar dapat berjalan lebih optimal dan menjangkau masyarakat secara merata.
Dari total 90 guru yang terlibat, sebanyak 50 orang telah ditempatkan pada 2025, sementara 40 guru lainnya menyusul pada 2026. Secara keseluruhan, para tenaga pendidik tersebut mendukung pelayanan pendidikan di 137 sekolah tingkat sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP).
Pemerintah daerah berharap penempatan guru tersebut dapat membantu sekolah-sekolah yang masih menghadapi keterbatasan tenaga pengajar. Dengan demikian, peserta didik di wilayah perkotaan maupun pelosok memiliki kesempatan yang lebih baik untuk memperoleh pendidikan yang layak.
Selain dukungan pemerintah dan yayasan, partisipasi masyarakat juga dinilai berperan penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan kondusif. Dukungan dari tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh perempuan, serta masyarakat setempat diharapkan dapat membantu para guru menjalankan tugasnya dengan baik.
Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga pendidikan, tenaga pengajar, dan masyarakat, upaya pemerataan pendidikan di Jayawijaya diharapkan terus berkembang. Kehadiran para guru tersebut menjadi salah satu langkah untuk memperkuat pelayanan pendidikan dan membuka peluang masa depan yang lebih baik bagi generasi muda di Papua Pegunungan.









