Jayapura – Pemerintah Provinsi Papua Selatan terus memperkuat sektor pendidikan melalui pembangunan asrama bagi pelajar di sejumlah kabupaten. Kehadiran asrama tersebut diharapkan tidak hanya mendukung proses belajar mengajar, tetapi juga menjadi sarana pembinaan karakter bagi generasi muda Papua.
Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo mengatakan Asrama Putra SMAK Seminari Yohanes Penginjil Asmat di Kabupaten Asmat diharapkan mampu menciptakan lingkungan pendidikan yang mendukung pembentukan budi pekerti sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
“Kami berharap kehadiran asrama ini akan menjadi tempat pendidikan budi pekerti selain peserta didik mendapatkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan ketrampilan di sekolah,” kata Apolo Safanpo.
Menurutnya, keberadaan asrama tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi pertumbuhan dan perkembangan anak-anak di Kabupaten Asmat, sekaligus mendukung mereka menjalani proses pendidikan secara lebih optimal.
Pemerintah Provinsi Papua Selatan juga terus memperluas pembangunan fasilitas pendidikan berasrama. Sejak 2024, pemerintah telah membangun empat asrama yang tersebar di Kabupaten Asmat, Mappi, Boven Digoel, dan Merauke, serta berencana menambah pembangunan asrama di setiap kabupaten pada masa mendatang.
“Pembangunan asrama di setiap kabupaten bertujuan untuk menampung semua anak-anak, khususnya orang asli Papua, agar mereka tetap fokus untuk menempuh pendidikan,” katanya.
Selain mendukung pendidikan, pemerintah daerah juga akan membangun sumur bor di sekitar Asrama Putra SMAK Seminari Yohanes Penginjil Asmat untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat di sekitar lokasi.
“Semoga apa yang kami lakukan bisa membantu dan mengurangi beban anak-anak dan masyarakat di Kabupaten Asmat,” ujarnya.











