Jayapura – Pemerintah terus memperkuat stabilitas keamanan di Papua sebagai bagian dari upaya menjaga keselamatan masyarakat sekaligus memastikan berbagai program pembangunan dapat berjalan secara berkelanjutan. Langkah tersebut dilakukan melalui sinergi pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, Polri, tokoh adat, tokoh agama, akademisi, insan pers, serta seluruh elemen masyarakat. ‎Penguatan keamanan dipandang menjadi prasyarat penting agar pelayanan publik, pembangunan infrastruktur, peningkatan layanan kesehatan dan pendidikan, hingga program pemberdayaan ekonomi dapat menjangkau seluruh wilayah, termasuk daerah terpencil di Papua.
Kepala Kepolisian Daerah Papua, Irjen Pol. Patrige Renwarin, mengatakan upaya menjaga keamanan dilakukan dengan mengedepankan pendekatan yang prediktif, responsif, dan adaptif serta tetap menghormati nilai-nilai kearifan lokal. ‎”Keamanan Papua tidak dapat diwujudkan hanya oleh aparat. Sinergi pemerintah, TNI, Polri, tokoh adat, tokoh agama, akademisi, media, dan masyarakat menjadi kunci untuk menciptakan situasi yang aman sehingga pembangunan dapat dirasakan seluruh warga,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang dikutip Jumat (3/7/2026).
Pemerintah menegaskan bahwa aksi-aksi kekerasan yang dilakukan Organisasi Papua Merdeka (OPM) tidak hanya mengganggu stabilitas keamanan, tetapi juga berdampak terhadap aktivitas masyarakat, pelayanan publik, serta pelaksanaan pembangunan di berbagai wilayah. ‎Karena itu, selain penegakan hukum terhadap pelaku kekerasan, pemerintah juga terus memperkuat pendekatan dialogis, pelayanan publik, penghormatan terhadap hak asasi manusia, serta pemberdayaan masyarakat sebagai bagian dari strategi menjaga stabilitas jangka panjang.
‎Di sisi lain, berbagai program strategis nasional terus didorong di Papua, mulai dari Program Makan Bergizi Gratis, penguatan ketahanan pangan, peningkatan layanan kesehatan dan pendidikan, pembangunan infrastruktur, hingga pengawalan investasi yang diharapkan mampu membuka lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Pemerintah optimistis kolaborasi seluruh pemangku kepentingan akan semakin memperkuat stabilitas keamanan di Papua. Dengan situasi yang kondusif, masyarakat diharapkan dapat menjalankan aktivitas secara produktif, sementara pembangunan dan pelayanan publik berlangsung lebih optimal untuk mewujudkan Papua yang damai, maju, dan sejahtera.















