Wamena – Kepolisian Daerah Papua mengajak seluruh masyarakat di wilayah Papua Pegunungan untuk tidak lagi menjadikan konflik antarsuku sebagai cara penyelesaian persoalan. Upaya menjaga perdamaian dinilai menjadi kunci utama dalam menciptakan stabilitas keamanan serta mendukung percepatan pembangunan di daerah tersebut.
Perwira Penghubung Polda Papua di Papua Pegunungan, Kombes Pol Andi Y. Enoch, menegaskan bahwa konflik antarsuku yang sempat terjadi di Kabupaten Jayawijaya beberapa waktu lalu diharapkan menjadi kejadian terakhir dan tidak kembali terulang, baik di Wamena maupun wilayah lain di Papua Pegunungan.
Menurutnya, berbagai persoalan yang muncul di tengah masyarakat seharusnya diselesaikan melalui mekanisme hukum yang berlaku, bukan melalui aksi balas dendam ataupun perang suku yang berpotensi menimbulkan korban jiwa dan kerugian materi.
“Kami berharap masyarakat semakin mengedepankan penyelesaian masalah melalui jalur hukum. Dengan demikian, setiap pelanggaran dapat diproses sesuai aturan yang berlaku dan memberikan efek jera kepada pelaku,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa proses perdamaian pascakonflik telah dilaksanakan melalui mekanisme adat dan difasilitasi di Polres Jayawijaya. Prosesi adat berupa pematahan alat perang sebagai simbol berakhirnya permusuhan berlangsung dengan disaksikan sejumlah pejabat pemerintah dan unsur Forkopimda.
Menurut Kombes Andi, kesepakatan damai tersebut harus menjadi momentum bagi seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat persatuan serta menjaga hubungan harmonis antarsuku demi terciptanya kehidupan yang aman dan kondusif.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa keamanan dan ketertiban masyarakat merupakan fondasi penting bagi keberhasilan pembangunan di Papua Pegunungan. Dengan situasi yang stabil, berbagai program pemerintah di sektor infrastruktur, transportasi, pendidikan, kesehatan, dan ekonomi dapat berjalan lebih optimal.
“Kami berharap seluruh masyarakat bersama-sama menjaga keamanan sehingga pembangunan dapat terus berlanjut dan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat Papua Pegunungan dalam meningkatkan kesejahteraan hidup mereka,” kata Kombes Andi.
Polda Papua menegaskan komitmennya untuk terus mendukung terciptanya situasi yang aman dan damai di Papua Pegunungan melalui pendekatan hukum, dialog, serta kerja sama dengan tokoh adat, tokoh agama, dan pemerintah daerah.








