Nabire – Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol Jeremias Rontini mengapresiasi pertemuan bersama tokoh-tokoh masyarakat Kabupaten Dogiyai yang berlangsung di salah satu kafe di Nabire. Pertemuan tersebut dinilai sebagai bentuk dukungan nyata dalam menciptakan situasi keamanan yang kondusif di wilayah Dogiyai.
Kapolda menyampaikan rasa senangnya atas inisiatif para tokoh masyarakat yang dinilai sebagai langkah positif dalam menjaga stabilitas keamanan di daerah. Menurutnya, kolaborasi antara aparat dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan suasana yang aman dan damai.
“Saya merasa senang, ini merupakan dukungan untuk menciptakan kondisi Dogiyai yang aman dan tenang,” ujar Kapolda kepada awak media, Kamis (02/04).
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda juga menegaskan komitmennya untuk membentuk tim investigasi independen guna menjamin objektivitas dalam penanganan berbagai kasus yang terjadi. Tim ini direncanakan akan melibatkan sejumlah pihak, termasuk Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Lembaga Bantuan Hukum (LBH), unsur gereja, serta pihak terkait lainnya.
Selain itu, langkah-langkah strategis akan segera disusun dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Kapolda menyebut pihaknya akan melaporkan perkembangan kepada Gubernur Papua Tengah serta berkoordinasi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk merumuskan solusi terbaik.
Kapolda menegaskan bahwa proses pengungkapan kasus akan dilakukan secara bertahap meskipun menghadapi berbagai kendala di lapangan. Ia juga memastikan pendekatan transparansi akan menjadi prioritas, termasuk membuka ruang informasi dari masyarakat guna mendukung proses investigasi yang objektif dan akuntabel.











