Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Budi Gunawan menegaskan bahwa pemerintah tengah mengupayakan percepatan perbaikan kabel laut yang terputus dan mengganggu jaringan komunikasi di wilayah Papua Selatan.
Menurut Budi, gangguan tersebut berdampak langsung terhadap aktivitas masyarakat, layanan publik, hingga kelancaran komunikasi antar keluarga dan dunia usaha.
“Pemerintah tidak tinggal diam. Kami meminta masyarakat tetap tenang, bersabar, dan memberi kesempatan kepada tim teknis yang saat ini bekerja maksimal agar layanan komunikasi segera kembali normal,” ujar Budi, yang akrab disapa BG, dalam keterangan pers di Jakarta, Jumat.
Ia menegaskan Papua Selatan merupakan bagian penting dari Indonesia, sehingga pemerintah akan memberikan perhatian penuh terhadap kondisi yang kini dihadapi masyarakat di sana.
Selain itu, BG juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi dengan isu-isu yang beredar di tengah situasi pemulihan komunikasi ini. “Kita harus tetap solid, bersatu, dan tidak terpengaruh oleh informasi yang menyesatkan,” tegasnya.
Menko Polhukam menambahkan, pemerintah telah berkoordinasi dengan TNI, Polri, serta pemerintah daerah untuk mempercepat perbaikan kabel laut. Jalur komunikasi alternatif juga sedang disiapkan agar kebutuhan dasar masyarakat tetap bisa terpenuhi selama proses berlangsung.
“Mari kita jaga semangat kebersamaan dan saling mendukung hingga situasi kembali normal,” pungkas BG.











