Jakarta – Lembaga survei Indikator Politik Indonesia merilis hasil hitung cepat (quick count) Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Papua, Kamis (7/8/2025). Dengan data masuk 100 persen, pasangan calon gubernur dan wakil gubernur nomor urut 2, Matius Fakhiri–Aryoko Rumaropen, unggul tipis dengan raihan suara 50,71 persen.
Sementara itu, pasangan nomor urut 1, Benhur Tomi Mano–Constant Karma, meraih dukungan 49,29 persen. Selisih keduanya hanya sekitar 1,42 persen, sehingga disebut Indikator sebagai persaingan yang sangat ketat.
Hitung cepat ini mengambil sampel dari 250 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di seluruh wilayah Papua. Pemilihan sampel dilakukan dengan metode stratified-cluster random sampling, dengan margin of error diperkirakan ±2,19 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Proses pengolahan data menggunakan perangkat lunak R (survey package).
Indikator menegaskan bahwa quick count bukanlah hasil resmi Pilkada Papua. Penetapan pemenang akan dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) melalui rekapitulasi manual secara berjenjang.
PSU Pilkada Papua ini digelar atas perintah Mahkamah Konstitusi (MK) yang sebelumnya membatalkan hasil Pilgub Papua 2024.











