Jayapura – Ketua 1 Persatuan Gereja-Gereja di Papua (PGGP), Pdt. M.P.A. Mauri, S.Th., menegaskan pentingnya kolaborasi lintas elemen masyarakat untuk menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) selama bulan Desember, yang penuh dengan perayaan Natal. Dalam penyampaiannya, ia mengungkapkan bahwa keamanan yang efektif hanya dapat terwujud melalui kerja sama antara masyarakat, aparat kepolisian, TNI, dan pemerintah.
Hal ini ia sampaikan dalam acara program dialog interaktif “Papua 60 Menit” yang mengusung topik “Desember Kamtibmas, Membawa Damai dan Sukacita”. Program tersebut berlangsung di Studio TVRI Jayapura pada Selasa (10/12/2024). Acara ini menghadirkan narasumber utama Direktur Binmas Polda Papua, Kombes Pol. Erick Kadir Sully, S.I.K., bersama Pdt. M.P.A. Mauri, S.Th.
Dalam dialog tersebut, Pdt. Mauri mengajak seluruh elemen masyarakat untuk saling mendukung dan menjaga semangat kebersamaan menjelang perayaan Natal. “Mari kita berkolaborasi bergandengan tangan menghadapi bulan Desember, dan mari kita ikuti serta bergandengan tangan dengan Bapak Polisi, TNI, pemerintah, maupun komunitas masyarakat lainnya. Dengan kebersamaan ini, kita pasti akan mencapai tujuan untuk menciptakan suasana damai dan penuh sukacita,” ungkapnya penuh harap.
Ia juga menambahkan bahwa kehadiran aparat keamanan dalam perayaan-perayaan Natal memiliki arti penting dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat. Namun, menurutnya, rasa aman tidak hanya ditentukan oleh kehadiran aparat, tetapi juga oleh solidaritas dan kerja sama antara semua pihak.
Direktur Binmas Polda Papua, Kombes Pol. Erick Kadir Sully, S.I.K., yang turut menjadi narasumber, menyampaikan bahwa pihak kepolisian berkomitmen untuk memastikan keamanan selama bulan Desember. Ia juga mengimbau masyarakat untuk terus menjaga toleransi dan mendukung terciptanya kedamaian di Papua.
Dialog interaktif ini diharapkan dapat membangun kesadaran bersama akan pentingnya menjaga keamanan dan kedamaian di tengah masyarakat. Dengan semangat kolaborasi yang kuat, Papua diharapkan dapat merayakan bulan Desember, khususnya Natal, dalam suasana yang damai, penuh sukacita, dan bebas dari gangguan keamanan.
Program “Papua 60 Menit” ini menjadi salah satu inisiatif yang mempertemukan tokoh masyarakat, pemimpin agama, dan aparat keamanan untuk berdiskusi dan memberikan solusi nyata demi terciptanya Papua yang damai. Mari bergandengan tangan dan terus berkolaborasi untuk mewujudkan Papua yang aman dan harmonis.











