JAYAPURA– Perum Bulog menyalurkan sebanyak 76,5 ton beras kepada Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Papua guna memperluas jangkauan distribusi pangan dan mendukung pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat.
Penyaluran beras melalui koperasi desa diharapkan dapat memperkuat rantai distribusi pangan hingga ke tingkat masyarakat. Melalui skema tersebut, koperasi berperan sebagai salah satu jalur penyaluran komoditas pangan yang dapat mendekatkan akses masyarakat terhadap beras.
Pemanfaatan jaringan koperasi untuk mendistribusikan beras juga sejalan dengan upaya pemerintah memperkuat peran koperasi dalam kegiatan ekonomi di tingkat desa. Selain mendukung ketersediaan bahan pangan, langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan fungsi koperasi sebagai penghubung antara penyedia barang kebutuhan pokok dan masyarakat.
Sebelumnya, Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi menyampaikan bahwa jaringan Koperasi Desa Merah Putih dapat dimanfaatkan sebagai saluran penjualan beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Menurut dia, keberadaan koperasi dengan saluran penjualan yang jelas diharapkan membantu memperluas jangkauan penyaluran beras kepada masyarakat.
Upaya memperkuat distribusi pangan melalui koperasi menjadi salah satu langkah untuk mendukung kelancaran pasokan bahan pokok di daerah. Pelaksanaannya membutuhkan koordinasi antara Bulog dan pengelola koperasi agar penyaluran beras berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.
Penyaluran 76,5 ton beras tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas distribusi pangan melalui Koperasi Desa Merah Putih di Papua. Namun, tanggal penyaluran, lokasi koperasi penerima, jumlah koperasi yang terlibat, serta keterangan resmi Bulog mengenai pelaksanaan distribusi tersebut masih perlu dikonfirmasi untuk melengkapi informasi pemberitaan.










