DOGIYAI — Suasana kebersamaan dan kepedulian terhadap keamanan lingkungan terasa hangat dalam pertemuan yang digelar di Aula Gereja Kingmi Digikotu, Moanemani, Distrik Kamuu, Senin (16/3/2026) siang. Pemerintah Kabupaten Dogiyai bersama berbagai elemen masyarakat duduk bersama, menyatukan komitmen untuk menjaga ketenteraman dan membangun kehidupan sosial yang lebih harmonis.
Pertemuan tersebut menjadi ruang dialog terbuka bagi semua pihak untuk saling mendengarkan dan mencari solusi atas berbagai persoalan sosial yang berdampak pada situasi keamanan dan ketertiban masyarakat. Dengan penuh rasa tanggung jawab, seluruh peserta sepakat bahwa upaya perbaikan harus dimulai dari kesadaran bersama dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
Dalam suasana penuh keprihatinan sekaligus harapan, disepakati langkah-langkah bersama yang menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai kebersamaan, saling menghormati, dan menciptakan lingkungan yang aman serta kondusif bagi seluruh warga. Komitmen ini lahir dari semangat gotong royong antara pemerintah daerah, aparat keamanan, tokoh agama, tokoh adat, tokoh perempuan, pemuda, hingga seluruh masyarakat di 79 kampung dan 10 distrik.
Bupati Dogiyai bersama jajaran Forkopimda dan para tokoh yang hadir menegaskan bahwa kebersamaan adalah kunci utama dalam menjaga stabilitas daerah. Melalui penandatanganan pernyataan sikap bersama, seluruh pihak menunjukkan tekad untuk saling menguatkan dan mendukung terciptanya suasana damai di tengah masyarakat.
Sebagai tindak lanjut, hasil kesepakatan ini akan disosialisasikan secara menyeluruh hingga ke tingkat kampung, dengan melibatkan tim gabungan dari berbagai unsur. Pendekatan yang dilakukan mengedepankan dialog, edukasi, dan pembinaan, sehingga setiap warga dapat memahami serta berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.
Dengan semangat persatuan dan kepedulian bersama, masyarakat Dogiyai diharapkan terus melangkah menuju kehidupan yang lebih damai, aman, dan sejahtera.











