Pemerintah pusat melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Republik Indonesia membangun dua fasilitas pendidikan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, sebagai bagian dari upaya peningkatan infrastruktur pendidikan di wilayah tersebut.
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) RI Ribka Haluk yang merupakan putri asli Wamena dipercaya untuk memantau langsung perkembangan pembangunan tersebut. Adapun dua fasilitas yang sedang dibangun yakni Aula Sekolah Tinggi Agama (STA) Tom Bozeman serta renovasi Madrasah Ibtidaiyah (MI) Wamena.
“Kami telah melihat secara langsung perkembangan pembangunan Aula STA Tom Bozeman dan renovasi Madrasah Ibtidaiyah yang telah berjalan baik,” kata Wamendagri Ribka Haluk.
Pembangunan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah pusat dalam meningkatkan kualitas sarana pendidikan di wilayah Papua Pegunungan, terutama setelah terbentuknya daerah otonomi baru (DOB) di Tanah Papua.
“Pemerintah pusat berharap melalui pembangunan dua sarana pendidikan itu, maka terjadi peningkatan sarana pendidikan di Papua Pegunungan,” ujar Wamendagri.
Menurutnya, percepatan pembangunan di wilayah timur Indonesia, khususnya di empat daerah otonomi baru di Tanah Papua, terus menjadi perhatian pemerintah pusat.
“Bapak Presiden terus mendorong percepatan pembangunan di kawasan timur Indonesia, khususnya empat DOB Tanah Papua. Melalui percepatan pembangunan itu maka kesejahteraan kepada masyarakat terus meningkat,” kata Wamendagri itu.
Selain pembangunan fasilitas pendidikan, pemerintah pusat juga telah menyetujui perubahan rencana pembangunan hunian bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Papua Pegunungan. Hunian yang sebelumnya direncanakan berbentuk rumah susun kini diubah menjadi rumah khusus yang menyesuaikan dengan kondisi budaya serta geografis masyarakat setempat.
“Pemerintah pusat telah menyetujui pembangunan rumah khusus bagi ASN, yang awalnya direncanakan dibangun rumah susun, tetapi karena tidak sesuai dengan budaya dan geografis maka diubah,” ujarnya.











