Home / Headline News / Pertamina Kembangkan Agrowisata Tubo sebagai Ruang Belajar Pertanian dan Lingkungan bagi Anak

Pertamina Kembangkan Agrowisata Tubo sebagai Ruang Belajar Pertanian dan Lingkungan bagi Anak

Pertamina Kembangkan Agrowisata Tubo sebagai Ruang Belajar Pertanian dan Lingkungan bagi Anak

TERNATE – Mengenalkan pertanian dan kepedulian terhadap lingkungan sejak usia dini menjadi salah satu upaya yang dilakukan PT Pertamina Patra Niaga melalui pengembangan Agrowisata Tubo Gam Ma Cahaya di Kota Ternate, Maluku Utara. Kawasan yang dikembangkan melalui Aviation Fuel Terminal (AFT) Babullah tersebut kini tidak hanya menjadi bagian dari program pemberdayaan masyarakat, tetapi juga dimanfaatkan sebagai ruang pembelajaran bagi anak-anak.

Melalui kegiatan edukasi di kawasan agrowisata, anak-anak dapat mengenal secara langsung berbagai jenis tanaman, hasil pertanian, hingga aktivitas peternakan. Pendekatan pembelajaran di luar kelas ini diharapkan mampu memberikan pengalaman baru sekaligus menumbuhkan ketertarikan anak terhadap dunia pertanian dan pentingnya menjaga lingkungan.

Salah satu kegiatan tersebut diwujudkan melalui kunjungan outing class TK Khalifah pada Rabu (21/10). Kegiatan ini diikuti oleh 36 siswa dengan didampingi lima guru. Selama kunjungan, para siswa mendapatkan kesempatan untuk belajar dan berinteraksi langsung dengan lingkungan pertanian dan peternakan yang tersedia di kawasan Agrowisata Tubo.

Area Manager Communication, Relations, dan CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Ispiani Abbas, mengatakan Agrowisata Tubo Gam Ma Cahaya dikembangkan sebagai program pemberdayaan masyarakat yang memiliki manfaat lebih luas, tidak hanya dalam mendukung ketahanan pangan dan peningkatan ekonomi warga, tetapi juga sebagai sarana edukasi publik.

Menurut Ispiani, pemanfaatan kawasan tersebut untuk kegiatan pendidikan menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat, termasuk mendukung proses pembelajaran anak-anak melalui pengalaman langsung.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas antusiasme para siswa dan guru TK Khalifah yang mengikuti kegiatan edukasi di kawasan agrowisata melalui dukungan AFT Babullah.

Dalam kegiatan tersebut, para siswa dipandu untuk mengenal berbagai jenis tanaman, hasil pertanian, serta aktivitas peternakan. Melalui metode pembelajaran berbasis pengalaman atau experiential learning, anak-anak tidak hanya menerima materi secara teori, tetapi juga memperoleh kesempatan untuk melihat dan berinteraksi langsung dengan lingkungan di sekitarnya.

Metode tersebut menjadikan proses belajar lebih menarik dan mudah dipahami karena anak-anak dapat menghubungkan pengetahuan yang diperoleh dengan kondisi nyata di lapangan.

Ispiani menambahkan, keberadaan Agrowisata Tubo Gam Ma Cahaya diharapkan dapat terus memberikan kontribusi bagi penguatan kapasitas masyarakat lokal sekaligus menciptakan ruang edukasi yang terbuka bagi berbagai kalangan.

Pengembangan kawasan ini juga diarahkan untuk memperkenalkan konsep pertanian berkelanjutan dan membangun kepedulian terhadap lingkungan. Dengan demikian, manfaat agrowisata tidak hanya dirasakan melalui sektor ekonomi dan ketahanan pangan, tetapi juga melalui peningkatan pengetahuan masyarakat.

Melalui program tersebut, Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku bersama AFT Babullah terus mendorong pemanfaatan potensi lokal sebagai sarana pemberdayaan dan pendidikan. Kehadiran Agrowisata Tubo diharapkan dapat menjadi ruang belajar yang bermanfaat sekaligus menumbuhkan kesadaran generasi muda untuk mengenal, menghargai, dan menjaga lingkungan sejak dini.

Tagged:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *