NABIRE, PAPUA TENGAH – Pemerintah Provinsi Papua Tengah terus mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui dukungan sarana usaha bagi generasi muda. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui penyaluran 34 unit sepeda motor kepada pemuda orang asli Papua (OAP) di Kabupaten Puncak Jaya untuk membuka peluang usaha dan meningkatkan kemandirian ekonomi.
Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, mengatakan bantuan kendaraan tersebut diberikan untuk mendukung pemuda yang memiliki semangat bekerja dan keinginan mengembangkan usaha produktif. Dengan adanya sarana transportasi, para penerima diharapkan dapat memanfaatkan peluang ekonomi yang tersedia di lingkungan masing-masing.
Menurut Deinas, sepeda motor tersebut dapat digunakan untuk menjalankan berbagai jenis usaha, seperti jasa ojek, angkutan penumpang, maupun kegiatan ekonomi lain yang membutuhkan mobilitas. Untuk memastikan bantuan tepat sasaran, penerima diwajibkan memiliki kartu tanda penduduk (KTP) dan kartu keluarga (KK) dengan domisili Kabupaten Puncak Jaya.
Ia menjelaskan, pemanfaatan kendaraan tersebut tidak hanya terbatas pada sektor jasa transportasi, tetapi juga dapat mendukung kegiatan pertanian dan distribusi hasil panen masyarakat. Pemuda penerima bantuan, misalnya, dapat membeli hasil pertanian dari petani setempat untuk kemudian mengangkutnya ke koperasi sebagai bagian dari proses pemasaran.
Skema tersebut diharapkan dapat membuka peluang pendapatan bagi pemuda sekaligus membantu petani memperluas akses pemasaran hasil produksi mereka. Dengan demikian, bantuan kendaraan dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi aktivitas ekonomi masyarakat di Kabupaten Puncak Jaya.
Deinas menekankan bahwa keberhasilan program bantuan tidak hanya ditentukan oleh tersedianya fasilitas, tetapi juga oleh kemampuan penerima dalam mengelola dan mengembangkan usaha secara konsisten. Karena itu, kreativitas, inovasi, serta kemauan untuk bekerja menjadi faktor penting agar kendaraan yang diberikan dapat menghasilkan nilai ekonomi dalam jangka panjang.
“Pemuda-pemuda yang mendapatkan bantuan motor harus kreatif dan berinovasi untuk mengembangkan perekonomian di daerah,” ujar Deinas saat dihubungi dari Nabire, Senin.
Ia berharap para penerima dapat menggunakan bantuan tersebut secara bertanggung jawab dan menjadikannya sebagai modal untuk membangun usaha mandiri. Selain meningkatkan penghasilan pribadi, usaha yang berkembang juga diharapkan mampu mendukung perputaran ekonomi lokal dan memperkuat aktivitas perdagangan masyarakat.
Melalui program ini, Pemerintah Provinsi Papua Tengah berharap generasi muda OAP di Puncak Jaya semakin terdorong untuk mengambil bagian dalam pembangunan daerah melalui kegiatan ekonomi produktif. Pemanfaatan potensi lokal, termasuk jasa transportasi dan pemasaran hasil pertanian, diharapkan dapat menciptakan peluang usaha yang berkelanjutan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.









