Home / Uncategorized / BRMP Papua Dorong Pertanian Modern untuk Wujudkan Swasembada Beras

BRMP Papua Dorong Pertanian Modern untuk Wujudkan Swasembada Beras

JAYAPURA, PAPUA – Penerapan teknologi dan mekanisasi pertanian mulai didorong untuk meningkatkan produktivitas padi di Papua sekaligus memperkuat upaya mencapai swasembada beras dalam dua hingga tiga tahun ke depan.

Balai Penerapan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Papua menjadi salah satu pihak yang mendorong penerapan sistem pertanian modern melalui pendekatan Pertanian Modern Advanced Agriculture System (PMAAS). Sistem tersebut diarahkan untuk membantu petani meningkatkan populasi tanaman dan produktivitas lahan secara lebih terukur.

Kepala BRMP Papua Aser Rouw di Jayapura, Jumat, mengatakan modernisasi pertanian diperlukan untuk menjawab tantangan produktivitas sekaligus meningkatkan pemahaman petani terhadap pemanfaatan teknologi dalam proses budidaya.

“Petani di Papua masih perlu diperkuat pemahamannya terkait pertanian modern. Karena itu, kami terus melakukan sosialisasi dan edukasi mengenai PMAAS agar teknologi yang diterapkan dapat dimanfaatkan secara optimal,” katanya.

Menurut Aser, salah satu keunggulan penerapan PMAAS ialah proses pemupukan dapat dilakukan secara lebih terukur sesuai kebutuhan tanaman. Dengan demikian, penggunaan sarana produksi dapat lebih efektif sekaligus mendukung peningkatan hasil panen.

Penerapan sistem tersebut telah menunjukkan hasil pada kegiatan panen padi di Koya Timur, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Kamis (1/10/2026). Dalam kegiatan tersebut, petani mampu menghasilkan sekitar delapan ton gabah per hektare dari lahan seluas dua hektare.

“Dari panen di Koya Timur, hasilnya mencapai delapan ton per hektare. Capaian ini menunjukkan bahwa penerapan teknologi dan pengelolaan pertanian yang tepat dapat meningkatkan produktivitas lahan,” ujarnya.

Capaian tersebut berada di atas rata-rata produksi padi di Papua yang saat ini berada di kisaran lima ton per hektare. Kondisi itu menjadi salah satu indikator bahwa penerapan pertanian modern memiliki peluang untuk meningkatkan produksi pangan di daerah.

Aser menjelaskan, untuk mencapai target swasembada beras dalam dua hingga tiga tahun, penerapan teknologi tidak cukup hanya dilakukan pada satu lokasi. Edukasi dan pendampingan kepada petani perlu terus diperluas agar sistem pertanian modern dapat diterapkan secara berkelanjutan di berbagai sentra produksi padi.

Selain meningkatkan produktivitas, modernisasi pertanian juga diharapkan dapat mendorong petani mengelola lahan secara lebih efisien melalui penggunaan mekanisasi dan teknologi dalam tahapan budidaya.

BRMP Papua akan terus melakukan sosialisasi dan edukasi kepada petani mengenai penerapan PMAAS, termasuk memberikan pemahaman mengenai tata kelola budidaya yang sesuai dengan kondisi lahan dan kebutuhan tanaman.

Upaya tersebut diharapkan dapat memperkuat produksi padi lokal, mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah, sekaligus meningkatkan kapasitas petani Papua dalam mengelola pertanian berbasis teknologi.

Dengan peningkatan produktivitas dari lahan yang telah menerapkan sistem pertanian modern, Papua memiliki peluang untuk memperkuat sektor pangan sekaligus mendukung target swasembada beras dalam beberapa tahun mendatang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *