Home / Berita Utama / Tokoh Adat Jayapura Ajak Semua Pihak Jaga Kedamaian dan Toleransi

Tokoh Adat Jayapura Ajak Semua Pihak Jaga Kedamaian dan Toleransi

JAYAPURA — Tokoh adat Kabupaten Jayapura, Yanto Eluay, mengimbau seluruh kader Partai Golkar untuk menjaga stabilitas dan kondusivitas di Provinsi Papua menyusul adanya dinamika internal partai. Ia menegaskan agar persoalan internal tidak berdampak pada situasi keamanan daerah, terlebih menjelang perayaan Hari Raya Nyepi dan Idulfitri. (Jayapura, 18/03/2026)

Yanto Eluay yang juga mantan Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Jayapura periode 2019–2024 menyampaikan, kondisi internal partai diharapkan tetap terkendali demi menjaga ketertiban masyarakat. Menurutnya, posisi strategis kader Golkar di pemerintahan, termasuk ketua partai yang saat ini menjabat sebagai Gubernur Papua, membuat stabilitas politik sangat berpengaruh terhadap kondisi daerah.

Ia menekankan pentingnya peran kader dalam menjaga kehidupan berbangsa dan bernegara, serta tidak mencampuradukkan persoalan internal partai dengan kepentingan publik yang lebih luas.

“Kami berharap persoalan internal tidak sampai mengganggu stabilitas Provinsi Papua,” ujarnya.

Lebih lanjut, Yanto mengajak seluruh elemen masyarakat dan kader Golkar untuk bersama-sama menjaga suasana damai dan toleransi, khususnya menjelang perayaan keagamaan. Ia mengingatkan bahwa masyarakat Papua yang beragam perlu terus merawat kerukunan antarumat beragama.

Menurutnya, momentum Hari Raya Nyepi dan Idulfitri harus menjadi ajang memperkuat persatuan, bukan sebaliknya memicu ketegangan akibat konflik internal politik. Oleh karena itu, ia mengajak semua pihak untuk menjaga ketentraman agar pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Papua tetap berjalan dengan baik.

“Semua pihak harus berkomitmen menjaga kondisi Papua agar tetap aman, damai, dan harmonis,” katanya.

Yanto menambahkan, soliditas internal Partai Golkar juga berperan penting dalam mendukung jalannya pemerintahan daerah, mengingat sejumlah kepala daerah di Papua diusung oleh partai tersebut. Dengan demikian, stabilitas internal partai dinilai berkontribusi langsung terhadap keberlangsungan pembangunan di wilayah Papua.

Ia menutup pernyataannya dengan mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga suasana perayaan hari besar keagamaan agar berlangsung aman dan penuh toleransi.

Tagged: