{"id":4808,"date":"2020-12-03T15:33:23","date_gmt":"2020-12-03T06:33:23","guid":{"rendered":"https:\/\/www.suaranewspapua.com\/?p=4808"},"modified":"2020-12-03T15:33:45","modified_gmt":"2020-12-03T06:33:45","slug":"soal-deklarasi-beny-wenda-golkar-dunia-internasional-tetap-akui-papua-bagian-dari-indonesia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/2020\/12\/03\/soal-deklarasi-beny-wenda-golkar-dunia-internasional-tetap-akui-papua-bagian-dari-indonesia\/","title":{"rendered":"Soal Deklarasi Beny Wenda, GOLKAR : Dunia Internasional Tetap Akui Papua Bagian Dari Indonesia"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">suaranewspapua.com. Jakarta.- United Liberation Movement for West Papua (ULMWP)\u00a0pimpinan\u00a0Benny Wenda\u00a0mendeklarasikan pemerintahan sementara\u00a0Papua\u00a0secara sepihak. Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Golkar, Christina Aryani, menilai hal tersebut gimik belaka.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cTiap kali 1 Desember&nbsp;<em>always the same thing<\/em>, mereka kan selalu memanfaatkan momen itu. Nah sekarang masalahnya mau&nbsp;<em>gimana<\/em>? Lepas dari Indonesia? Ya nggak bisalah, kita mengakui NKRI itu satu,\u201d kata&nbsp;<strong>Christina&nbsp;<\/strong>di kompleks gedung MPR\/DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (2\/12\/2020).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menurut&nbsp;<strong>Ketua DPP Partai Golkar<\/strong>&nbsp;ini, deklarasi dari Benny Wenda cs bukanlah hal yang pertama. Namun Christina menanggap dunia internasional tetap mengakui&nbsp;Papua&nbsp;bagian dari Indonesia.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cLalu kayak di Inggris dulu juga deklarasi, di Oxford, di sana juga mengakuinya Indonesia kita kok. Jadi memang selalu kita lihat selalu diangkat-angkat tiap 1 Desember dapat momentum untuk angkat ini,\u201d ujar ya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Soal deklarasi terbaru dari Benny Wenda dan kawan-kawan pun, menurut Christina hanya gimik belaka mencari perhatian. Gaya kelompok mereka pun mudah ditebak.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cMereka pasti mencoba gimik-gimik baru untuk menarik perhatian bahkan kayak di sidang PBB, itu kan kita lihat ada&nbsp;<em>pattern<\/em>, ada pola yang selalu diambil ya namanya orang usaha ya pasti segala sesuatu dilakukan,\u201d imbuhnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebelumnya,&nbsp;ULWMP&nbsp;pimpinan Benny Wenda mengumumkan pemerintahan pembentukan sementara Papua Barat secara sepihak. Langkah Benny Wenda soal Papua Barat tak bisa dibenarkan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cToday, we announce the formation of our Provisional Government of #WestPapua. From today, December 1, 2020, we begin implementing our own constitution and reclaiming our sovereign land,\u201d tulis Benny Wenda di akun Twitternya, seperti dilihat Rabu (2\/12).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">UMLWP mendeklarasikan pemerintahan sementara Papua Barat, namun tidak ada kejelasan terkait tempat dan waktu deklarasi ini<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Guru besar hukum internasional dari Fakultas Hukum Universitas Indonesia, Prof Hikmahanto Juwana, memberikan tanggapan tentang kebiasaan kelompok pro-separatis Papua yang selalu memanfaatkan momen tertentu untuk kepentingannya dan kali ini memanfaatkan momen 1 Desember. Pernyataan Hikmahanto ini juga dimuat dalam keterangan pers yang disampaikan oleh TNI.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cKalaulah ada yang mengakui maka negara-negara yang mengakui ada negara pasifik yang secara tradisional mendukung Papua Merdeka. Negara-negara ini tidak bisa menjadi dasar bagi pengakuan pemerintahan sementara yang dibentuk,\u201d kata Hikmahanto.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>suaranewspapua.com. Jakarta.- United Liberation Movement for West Papua (ULMWP)\u00a0pimpinan\u00a0Benny Wenda\u00a0mendeklarasikan pemerintahan sementara\u00a0Papua\u00a0secara sepihak. Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Golkar, Christina Aryani, menilai hal tersebut gimik belaka. \u201cTiap kali 1 Desember&nbsp;always the same thing, mereka kan selalu memanfaatkan momen itu. Nah sekarang masalahnya mau&nbsp;gimana? Lepas dari Indonesia? Ya nggak bisalah, kita mengakui NKRI itu<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":4809,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[32,33],"tags":[1853,1852],"class_list":["post-4808","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-hukumkriminal","category-politik","tag-golkar-dunia-internasional-tetap-akui-papua-bagian-dari-indonesia","tag-soal-deklarasi-beny-wenda"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4808","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4808"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4808\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4809"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4808"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4808"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4808"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}