{"id":472,"date":"2020-06-20T23:42:22","date_gmt":"2020-06-20T14:42:22","guid":{"rendered":"https:\/\/www.suaranewspapua.com\/?p=472"},"modified":"2020-06-20T23:42:25","modified_gmt":"2020-06-20T14:42:25","slug":"mengenal-19-destinasi-wisata-alam-di-papua","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/2020\/06\/20\/mengenal-19-destinasi-wisata-alam-di-papua\/","title":{"rendered":"MENGENAL 19 DESTINASI WISATA ALAM DI PAPUA"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Suaranewspapua.com.-<\/strong> <strong>Jayapura- <\/strong>Raja Ampat memang menjadi pesona utama wisata alam di Papua. Padahal, wilayah yang dijuluki \u2018Tanah Mutiara Hitam\u2019 punya berbagai permata tersembunyi yang tiada duanya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kombinasi kedua provinsi, Papua dan Papua Barat, merupakan dataran terlapang di Indonesia dengan luas mencapai 421.981 km2. Puluhan danau, lembah, gunung, dan air terjun dengan pemandangan yang memukau berlokasi di tanah Papua. Belum lagi pulau-pulau kecil dengan pantainya yang memesona, yang berada di sekitar pulau utama, menanti untuk kamu jelajahi. Jadi, ada apa saja wisata alam di Papua? Berikut ulasannya.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>1. <strong>Mengenal Suku Asli Papua di Lembah Baliem, Kabupaten Jayawijaya<\/strong> <\/li><\/ul>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"706\" src=\"https:\/\/www.suaranewspapua.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/lembah-baliem-1-1024x706-2.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-480\" srcset=\"https:\/\/suaranewspapua.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/lembah-baliem-1-1024x706-2.jpg 1024w, https:\/\/suaranewspapua.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/lembah-baliem-1-1024x706-2-300x207.jpg 300w, https:\/\/suaranewspapua.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/lembah-baliem-1-1024x706-2-768x530.jpg 768w, https:\/\/suaranewspapua.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/lembah-baliem-1-1024x706-2-218x150.jpg 218w, https:\/\/suaranewspapua.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/lembah-baliem-1-1024x706-2-696x480.jpg 696w, https:\/\/suaranewspapua.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/lembah-baliem-1-1024x706-2-609x420.jpg 609w, https:\/\/suaranewspapua.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/lembah-baliem-1-1024x706-2-100x70.jpg 100w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Lembah Baliem merupakan lembah di Pegunungan Jayawijaya, dengan suhu rata-rata 10-15 derajat Celcius pada malam hari. Maklum, meskipun namanya \u2018lembah\u2019, tetapi wisata alam di Papua ini berada di ketinggian 1600 mdpl dan dikelilingi pegunungan. Sudah terbayang betapa sejuknya berlibur di sini, kan?<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Lembah Baliem juga menjadi tempat tinggal bagi beberapa suku asli Papua seperti Suku Yali, Suku Lani, dan Suku Hubula (Dani). Setiap bulan Agustus, Festival Budaya Lembah Baliem diadakan untuk memperkenalkan wisata Jayawijaya sekaligus mempertontonkan atraksi kolosal perang antarsuku yang epik! Pada festival yang sudah diselenggarakan selama tiga puluh tahun ini, kamu juga bisa menonton pertunjukan alat musik tradisional (pikon dan witawo), atraksi memasak tradisional (bakar batu), permainan anak (puradan dan sikoko), dan masih banyak lagi pagelaran budaya yang menarik. Penasaran, dong?<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Lokasi: Wamena, Kabupaten Jayawijaya<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Bandara Terdekat: Bandara Wamena, berjarak kurang lebih 30 menit dari arena utama Festival Lembah Baliem.<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>2. <strong>Menjejak Danau Tertinggi di Indonesia di Danau Habema, Kabupaten Jayawijaya<\/strong> <\/li><\/ul>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"683\" src=\"https:\/\/www.suaranewspapua.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/danau-habema-1-1024x683-2.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-481\" srcset=\"https:\/\/suaranewspapua.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/danau-habema-1-1024x683-2.jpg 1024w, https:\/\/suaranewspapua.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/danau-habema-1-1024x683-2-300x200.jpg 300w, https:\/\/suaranewspapua.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/danau-habema-1-1024x683-2-768x512.jpg 768w, https:\/\/suaranewspapua.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/danau-habema-1-1024x683-2-696x464.jpg 696w, https:\/\/suaranewspapua.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/danau-habema-1-1024x683-2-630x420.jpg 630w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Saat berada di Wamena yang merupakan ibu kota Kabupaten Jayawijaya, ada satu lagi wisata alam di Papua yang harus kamu kunjungi. Danau Habema, atau yang juga dikenal dengan nama Danau Yuginopa, berjarak 48 km dari Wamena. Kelelahan dalam perjalanan selama kurang lebih tiga jam pasti terbayar kala memandangi salah satu danau tertinggi di Indonesia ini.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berada pada ketinggian 3,225 mdpl, ketika kamu tiba di Danau Habema kamu akan disambut oleh burung-burung eksentrik yang mungkin hanya ada di tanah Papua. Dipenuhi oleh tanaman perdu, dan oleh karena danaunya hampir selalu diliputi kabut, membuat suasana semakin syahdu. Plus panorama Gunung Trikora, dijamin puas berwisata alam di sini!<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Lokasi: Wamena, Kabupaten Jayawijaya<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Bandara Terdekat: Bandara Wamena, lalu menempuh perjalanan sejauh 45 km dengan mobil sewaan.<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>3. <strong>Menyelami Surga Bawah Laut di Taman Nasional Teluk Cenderawasih<\/strong> <\/li><\/ul>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"683\" src=\"https:\/\/www.suaranewspapua.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/teluk-cenderawasih-2-1024x683-3.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-483\" srcset=\"https:\/\/suaranewspapua.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/teluk-cenderawasih-2-1024x683-3.jpg 1024w, https:\/\/suaranewspapua.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/teluk-cenderawasih-2-1024x683-3-300x200.jpg 300w, https:\/\/suaranewspapua.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/teluk-cenderawasih-2-1024x683-3-768x512.jpg 768w, https:\/\/suaranewspapua.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/teluk-cenderawasih-2-1024x683-3-696x464.jpg 696w, https:\/\/suaranewspapua.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/teluk-cenderawasih-2-1024x683-3-630x420.jpg 630w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Gemar melakukan wisata air? Pastikan kamu mengunjungi Taman Nasional Teluk Cendrawasih yang merupakan taman nasional laut terluas di Indonesia. Bayangkan saja, luasnya mencapai 1,453,500 hektar! Tak kurang dari 18 pulau berada di Teluk Cenderawasih, dengan lebih dari 500 spesies karang\u2026 Buat kamu pecinta diving atau snorkeling, tempat ini jelas sebuah surga!<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Teluk Cenderawasih merupakan \u2018rumah\u2019 bagi hiu paus (Rhincodon typus) yang jinak. Para nelayan dan warga setempat sudah biasa bercengkrama dengan makhluk laut super besar ini. Kamu bisa memesan paket diving untuk berenang bersama spesies mamalia yang berukuran rata-rata 20 meter ini. Berani?<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Lokasi: Distrik Sobey Indah, Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Bandara Terdekat: Bandar Udara Douw Aturure \u2013 Nabire, lalu menyeberang dengan perahu motor selama kurang lebih 3,5 jam.<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>4. <strong>Menikmati Danau Terindah di Dunia, Danau Paniai<\/strong> <\/li><\/ul>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.suaranewspapua.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/danau-paniai-1-1024x1024-2.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-484\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pada Konferensi Danau Se-Dunia tahun 2007, nama Danau Paniai dinobatkan sebagai danau terindah di dunia. Yang mengesankan, hingga kini keasrian danau yang berada di ketinggian 1,700 mdpl tersebut tetap terjaga, meskipun semakin banyak masyarakat yang tinggal di sekitar danau.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tempat paling pas untuk memandangi keindahan danau seluas 14,500 hektar ini adalah dari bukit di desa Enarotali. Cobalah merayu warga setempat yang melakukan budidaya&nbsp;<em>seafood&nbsp;<\/em>seperti ikan nila, ikan mujair, belut, dan udang, untuk menjual hasil tangkapan mereka \u2013 dan nikmati sedapnya kuliner Papua&nbsp;<em>fresh from the lake<\/em>!<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Lokasi:&nbsp;Distrik Paniai Timur, Kabupaten Paniai, Papua<br>Bandara Terdekat:&nbsp;Bandara Enarotali, yang terletak di pinggir Danau Paniai.<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>5. <strong>Menyusuri Pantai Bosnik, Biak Timur<\/strong> <\/li><\/ul>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"576\" src=\"https:\/\/www.suaranewspapua.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/pantai-bosnik-1-1024x576-2.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-485\" srcset=\"https:\/\/suaranewspapua.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/pantai-bosnik-1-1024x576-2.jpg 1024w, https:\/\/suaranewspapua.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/pantai-bosnik-1-1024x576-2-300x169.jpg 300w, https:\/\/suaranewspapua.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/pantai-bosnik-1-1024x576-2-768x432.jpg 768w, https:\/\/suaranewspapua.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/pantai-bosnik-1-1024x576-2-696x392.jpg 696w, https:\/\/suaranewspapua.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/pantai-bosnik-1-1024x576-2-747x420.jpg 747w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di bagian timur laut Pulau Biak, terdapat garis pantai yang menawarkan air laut yang biru-kehijauan dengan pasir putih yang masih sangat-sangat bersih. Ada sekitar tujuh \u2018pintu masuk\u2019 ke laut, tetapi salah satu yang paling terkenal adalah Pantai Bosnik \u2013 yang memiliki nama lain: Pantai Segara Indah. Wah, nama memang tidak bisa bohong!<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di pantai ini, kamu bisa berenang atau snorkeling, tapi wajib waspada karena arusnya cukup kencang. Ingin berjemur atau sekadar bersantai sambil menikmati semilir angin? Tinggal sewa beach bed atau saung yang berjejeran di sekitar pantai.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Lokasi: Desa Woniki, Biak Timur, Kabupaten Biak Numfor, Papua<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Bandara Terdekat: Bandar Udara Internasional Frans Kaisiepo \u2013 Biak; berjarak 16 km dari Pantai Bosnik.<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>6. <strong>Menaklukkan Gunung Tertinggi Indonesia \u2013 Gunung Carstensz (Puncak Jaya)<\/strong> <\/li><\/ul>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"820\" height=\"1024\" src=\"https:\/\/www.suaranewspapua.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/jayawijaya-2-820x1024-2.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-486\" srcset=\"https:\/\/suaranewspapua.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/jayawijaya-2-820x1024-2.jpg 820w, https:\/\/suaranewspapua.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/jayawijaya-2-820x1024-2-240x300.jpg 240w, https:\/\/suaranewspapua.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/jayawijaya-2-820x1024-2-768x959.jpg 768w, https:\/\/suaranewspapua.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/jayawijaya-2-820x1024-2-696x869.jpg 696w, https:\/\/suaranewspapua.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/jayawijaya-2-820x1024-2-336x420.jpg 336w\" sizes=\"auto, (max-width: 820px) 100vw, 820px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kamu punya skill mendaki gunung yang tergolong mumpuni? Barangkali, menaklukkan puncak tertinggi di dunia ini masuk ke dalam bucket list-mu. Dengan tinggi 4,884 mdpl, Gunung Carstensz termasuk salah satu dari Tujuh Puncak Dunia. Diselimuti salju abadi, wisata alam di Papua ini memang tidak diperuntukkan bagi pemula.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bukan hanya cuaca ekstrem yang harus kamu tundukkan saat mendaki Pegunungan Jayawijaya. Konon, biaya mendaki gunung ini sangat mahal karena perlengkapannya tidak main-main. Belum lagi, ongkos portir dan transportasi ke sini. Para pendaki harus mengeluarkan biaya puluhan juta untuk memuaskan hasrat petualangan dan harus menempuh perjalanan selama minimal tujuh hari. Akan tetapi, hal ini tidak akan membuatmu gentar untuk menabung dan merencanakan penaklukan Gunung Carstensz, kan?<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Lokasi:&nbsp;Desa Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua<br>Bandara Terdekat:&nbsp;Bandar Udara Internasional Mozes Kilangin \u2013 Timika, lalu naik pesawat kecil ke Bandara Sugapa<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>7. <strong>Mengitari Danau Terluas di Papua \u2013 Danau Sentani, Jayapura<\/strong><\/li><\/ul>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.suaranewspapua.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/sentani-1-1024x575-1.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-487\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tidak tanggung-tanggung, danau megah yang terbentang di antara Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura ini dikelilingi oleh 24 desa! Terletak di lereng Pegunungan Cagar Alam Cyclops, danau ini menyimpan keanekaragaman hayati yang luar biasa jumlahnya. Saat kamu melakukan island-hopping ke pulau-pulau kecil di danau ini, kamu akan menemukan berbagai macam fauna darat maupun laut yang unik. Kamu juga bisa bersentuhan dengan pohon matoa, pohon pinang, dan pohon kayu putih.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mengitari Danau Terluas di Papua \u2013 Danau Sentani, Jayapura<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk mencapai Danau Sentani, kamu hanya perlu berkendara sekitar 15 menit dari Bandara Kota Jayapura. Bahkan jika kamu hanya punya waktu terbatas untuk menjelajahi wisata alam di Papua, danau dengan luas 9,360 hektar ini tidak boleh dilewatkan!<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Lokasi: Kabupaten Jayapura, Papua<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Bandara Terdekat: Bandar Udara Internasional Sentani \u2013 Jayapura, yang terletak di pinggir Danau Sentani.<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>8. <strong>Air Terjun Bihewa, Nabire<\/strong><\/li><\/ul>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"1024\" src=\"https:\/\/www.suaranewspapua.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/biweha-1-1024x1024-1.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-488\" srcset=\"https:\/\/suaranewspapua.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/biweha-1-1024x1024-1.jpg 1024w, https:\/\/suaranewspapua.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/biweha-1-1024x1024-1-300x300.jpg 300w, https:\/\/suaranewspapua.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/biweha-1-1024x1024-1-150x150.jpg 150w, https:\/\/suaranewspapua.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/biweha-1-1024x1024-1-768x768.jpg 768w, https:\/\/suaranewspapua.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/biweha-1-1024x1024-1-696x696.jpg 696w, https:\/\/suaranewspapua.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/biweha-1-1024x1024-1-420x420.jpg 420w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Wisata alam di Papua tidak hanya didominasi danau atau pegunungan, ada juga air terjun yang indah, seperti Air Terjun Bihewa. Jika kamu berangkat dari Bandara Douw Aturure, dibutuhkan waktu kurang lebih dua setengah jam perjalanan menuju perbatasan Nabire. Setibanya di tempat parkir, kamu harus melakukan sedikit trekking untuk mencapai air terjun setinggi 40 meter ini.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sepanjang trekking, kamu akan \u2018dihibur\u2019 dengan pepohonan besar yang rindang. Meskipun jalannya agak terjal dan licin terutama setelah hujan, tidak mengurangi kesenanganmu saat akhirnya menceburkan diri di kolam alami yang sangat jernih dan bersih.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Lokasi: Distrik Makimi, Nabire, Papua<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Bandara Terdekat: Bandar Udara Douw Aturure \u2013 Nabire, lalu melanjutkan perjalanan ke arah perbatasan Nabire dengan mobil sewaan.<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>9. <strong>Berenang di Laut Lepas di Pantai Samber, Biak<\/strong><\/li><\/ul>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.suaranewspapua.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/pantai-samber-1-1024x703-1.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-489\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Biak merupakan sebuah pulau yang terletak di sebelah utara Teluk Cenderawasih. Pulau ini dikelilingi pantai indah dengan berbagai spesies atol\/terumbu karang. Jika Pantai Bosnik berada di wilayah Biak Timur, Pantai Samber berada di bagian barat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ingin mengunjungi kedua pantai sekaligus, mengapa tidak? Jarak dari Pantai Bosnik ke Pantai Samber sekitar 45 km, dan dapat dipastikan sepanjang jalan kamu akan melihat pantai-pantai lain yang tak kalah mengagumkan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Lokasi:&nbsp;Distrik Yendidori, Biak Barat<br>Bandara Terdekat:&nbsp;Bandar Udara Internasional Frans Kaisiepo \u2013 Biak; berjarak 17 km dari Pantai Samber.<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\" type=\"1\"><li>10. <strong>Menjelajah Taman Nasional Terbesar di Asia Tenggara \u2013 Taman Nasional Lorentz<\/strong><\/li><\/ul>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"768\" src=\"https:\/\/www.suaranewspapua.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/lorentz-1-1024x768-1.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-490\" srcset=\"https:\/\/suaranewspapua.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/lorentz-1-1024x768-1.jpg 1024w, https:\/\/suaranewspapua.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/lorentz-1-1024x768-1-300x225.jpg 300w, https:\/\/suaranewspapua.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/lorentz-1-1024x768-1-768x576.jpg 768w, https:\/\/suaranewspapua.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/lorentz-1-1024x768-1-696x522.jpg 696w, https:\/\/suaranewspapua.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/lorentz-1-1024x768-1-560x420.jpg 560w, https:\/\/suaranewspapua.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/lorentz-1-1024x768-1-80x60.jpg 80w, https:\/\/suaranewspapua.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/lorentz-1-1024x768-1-265x198.jpg 265w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Wisata alam di Papua tak berhenti membuatmu berdecak kagum. Kali ini, Taman Nasional Lorentz yang membentang di empat wilayah yaitu Kabupaten Jaya Wijaya, Kabupaten Paniai, Kabupaten Merauke, dan Kabupaten Fak-Fak benar-benar harus masuk ke daftar kunjungmu. Dengan luas 2,4 juta hektar \u2013 wow! \u2013 wajar jika Taman Nasional Lorentz ditetapkan sebagai taman nasional terbesar di Asia Tenggara.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Destinasi wisata Indonesia ini masuk ke dalam situs warisan dunia UNESCO, lho. Uniknya, Taman Nasional Lorentz merupakan satu di antara tiga wilayah di dunia yang memiliki gletser di daerah tropis. Dijelajahi dari manapun, dijamin pemandangan alam dan keanekaragaman hayati Taman Nasional Lorentz akan membuatmu terpesona!<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Bandara Terdekat: Bandar Udara Internasional Mozes Kilangin \u2013 Timika, lalu naik pesawat kecil ke Kota Panilia, lanjut dengan kapal ke gerbang masuk Taman Nasional Lorentz.<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\" type=\"1\"><li>11. <strong>Melipir Sejenak ke Pantai Base-G, Jayapura<\/strong><\/li><\/ul>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.suaranewspapua.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/pantai-baseg-1-819x1024-1.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-491\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Siapa bilang menjelajah wisata Papua harus ke pelosok terlebih dahulu? Sekitar satu jam dari Kota Jayapura, ada Pantai Base-G yang tak kalah cantik dari pantai-pantai di Biak. Pantai ini juga merupakan situs bersejarah karena pernah menjadi markas (\u2018base\u2019) bagi pasukan Sekutu pada Perang Dunia II.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pantai ini sudah dikelola dengan baik oleh warga lokal. Tersedia saung yang bisa kamu sewa untuk bersantai, serta penjaga pantai yang membuatmu merasa aman saat berenang. Waktu terbaik untuk mengunjungi pantai ini? Pagi hari, sembari menunggu matahari terbit. Luar biasa!<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Lokasi: Tanjung Ria, Jayapura Utara, Kota Jayapura, Papua<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Bandara Terdekat: Bandar Udara Internasional Sentani \u2013 Jayapura; berjarak sekitar 40 km dari Pantai Base-G.<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\" type=\"1\"><li>12. <strong>Menanti Matahari Terbenam yang Cantik di Bukit Jokowi, Jayapura<\/strong><\/li><\/ul>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"768\" src=\"https:\/\/www.suaranewspapua.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/bukit-jokowi-1-1024x768-1.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-492\" srcset=\"https:\/\/suaranewspapua.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/bukit-jokowi-1-1024x768-1.jpg 1024w, https:\/\/suaranewspapua.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/bukit-jokowi-1-1024x768-1-300x225.jpg 300w, https:\/\/suaranewspapua.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/bukit-jokowi-1-1024x768-1-768x576.jpg 768w, https:\/\/suaranewspapua.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/bukit-jokowi-1-1024x768-1-696x522.jpg 696w, https:\/\/suaranewspapua.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/bukit-jokowi-1-1024x768-1-560x420.jpg 560w, https:\/\/suaranewspapua.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/bukit-jokowi-1-1024x768-1-80x60.jpg 80w, https:\/\/suaranewspapua.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/bukit-jokowi-1-1024x768-1-265x198.jpg 265w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Puas main air di Pantai Base-G, mendaki tipis-tipis sambil menunggu matahari terbenam, yuk! Bukit yang dulunya bernama Skyline ini berubah nama menjadi Bukit Jokowi pada tahun 2014. Saat itu, Presiden Jokowi ingin memantau pembangunan infrastruktur di kawasan ini dari tempat yang tinggi. Pemerintah setempat pun membuat akses agar rombongan Pak Jokowi bisa mencapai bukit ini. Dari situlah, Bukit Jokowi menjadi destinasi wisata baru di Jayapura.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain bisa berfoto dengan latar belakang yang instagrammable, kamu juga bisa melihat perkembangan tanah Papua. Sebagai contoh, Jembatan Holtekamp, yang menjadi penghubung warga di Kota Jayapura hingga ke perbatasan Papua dan Papua Nugini; dan masih banyak lagi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Lokasi: Skyland, Entrop, Jayapura Selatan, Kota Jayapura, Papua<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Bandara Terdekat: Bandar Udara Internasional Sentani \u2013 Jayapura; berjarak sekitar 25 km dari Bukit Jokowi.<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\" type=\"1\"><li>13. <strong>Berpetualang Menyibak Air Terjun Karmon, Biak<\/strong><\/li><\/ul>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.suaranewspapua.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/air-terjun-karmon-2-1024x683-1.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-493\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Air terjun satu ini tidak mengucur deras langsung dari puncaknya, melainkan melewati dinding batu yang berundak-undak. Sekilas mengingatkanmu dengan&nbsp;<em><a href=\"https:\/\/www.tripzilla.id\/air-terjun-di-bali\/18158\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Air Terjun Kanto Lampo di Gianyar, Bali<\/a><\/em>. Memiliki tinggi 30 meter, suasana air terjun yang berada di dalam hutan Biak Utara ini magis!<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Walaupun letaknya berada agak jauh dari Kota Biak, sesampainya kamu di lokasi, kamu tinggal berjalan kaki sejauh 100 meter-an saja. Sebaiknya datang pada pagi hari agar kamu bisa melakukan&nbsp;<em>trekking&nbsp;<\/em>dengan santai, sambil menyibak permata tersembunyi yang lain.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Lokasi:&nbsp;Karmon, Yawosi, Kabupaten Biak Numfor, Papua<br>Bandara Terdekat:&nbsp;Bandar Udara Internasional Frans Kaisiepo \u2013 Biak; berjarak 55 km dari Air Terjun Karmon.<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\" type=\"1\"><li>14. <strong><em>Diving\u00a0<\/em>Sampai Puas di Kepulauan Padaido, Biak<\/strong><\/li><\/ul>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"682\" src=\"https:\/\/www.suaranewspapua.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/padaido-1-1024x682-1.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-495\" srcset=\"https:\/\/suaranewspapua.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/padaido-1-1024x682-1.jpg 1024w, https:\/\/suaranewspapua.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/padaido-1-1024x682-1-300x200.jpg 300w, https:\/\/suaranewspapua.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/padaido-1-1024x682-1-768x512.jpg 768w, https:\/\/suaranewspapua.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/padaido-1-1024x682-1-696x464.jpg 696w, https:\/\/suaranewspapua.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/padaido-1-1024x682-1-631x420.jpg 631w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Wisata pulau di Papua yang tak kalah indah adalah Kepulauan Padaido, yang terdiri dari sekitar 20-an pulau; delapan di antaranya tidak berpenghuni. Wilayah ini merupakan pusat rehabilitasi terumbu karang, sehingga aktivitas nelayan atau budidaya hasil laut sangat dibatasi. Tak heran jika Padaido menjadi surga pecinta&nbsp;<em>diving&nbsp;<\/em>karena keindahan hampir 100-an spesies koral di sini amat sangat terjaga.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Beberapa pulau besar di sini antara lain Pulau Owi, Pulau Pasi, Pulau Auki, Pulau Pai, dan masih banyak lagi. Selain bisa menginap di&nbsp;<em>guest house<\/em>, kamu bisa meminta warga setempat untuk memasak hasil tangkapan nelayan seperti kakap merah, tenggiri, cakalang, tuna, baronang, kerapu, kepiting, dan lobster. Jika bermalam di sini, pastikan kamu bangun pagi sekali untuk menonton aktivitas lumba-lumba di laut lepas.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Lokasi:&nbsp;Kabupaten Biak Numfor<br>Bandara Terdekat:&nbsp;Bandar Udara Internasional Frans Kaisiepo \u2013 Biak; lalu menuju Pelabuhan Titoti di Biak Timur untuk menyeberang dengan perahu mesin sekitar 45 menit ke gerbang masuk, yaitu Pulau Wundi.<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\" type=\"1\"><li>15. <strong>Menyingkap Misteri di Danau Idenberg, Pegunungan Jayawijaya<\/strong><\/li><\/ul>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"683\" src=\"https:\/\/www.suaranewspapua.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/idenberg-1-1024x683-1.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-496\" srcset=\"https:\/\/suaranewspapua.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/idenberg-1-1024x683-1.jpg 1024w, https:\/\/suaranewspapua.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/idenberg-1-1024x683-1-300x200.jpg 300w, https:\/\/suaranewspapua.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/idenberg-1-1024x683-1-768x512.jpg 768w, https:\/\/suaranewspapua.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/idenberg-1-1024x683-1-696x464.jpg 696w, https:\/\/suaranewspapua.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/idenberg-1-1024x683-1-630x420.jpg 630w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ingin merasakan pendakian Jayawijaya tanpa harus mencapai puncak? Nah, kamu bisa menetapkan Danau Idenberg sebagai \u2018target\u2019 pendakianmu. Berada pada ketinggian 4,313 mdpl, kamu membutuhkan waktu kurang lebih dua jam untuk tiba di danau ini. Kelelahan yang kamu rasakan seakan hilang ketika tiba di sini.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Wisata alam di Papua yang satu ini memang misterius. Terkadang, debit air di Danau Idenberg melimpah ruah; dan di suatu waktu, mendadak kering sama sekali. Namun begitu, selama perjalanan kamu akan terkesima melihat tebing-tebing vertikal bebatuan berwarna putih keabu-abuan, yang membuatmu merasa sedang berada di negara lain. Keindahannya membius!<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Lokasi:&nbsp;Tambang Grasberg, Dogomo, Dumadama, Tembagapura<br>Bandara Terdekat:&nbsp;Bandar Udara Internasional Mozes Kilangin \u2013 Timika, lalu berkendara selama dua jam ke Kota Tembagapura dan mengawali pendakian dari tambang PT. Freeport Indonesia.<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\" type=\"1\"><li>16. <strong>Mampir Wisata Religi di Pulau Mansinam, Manokwari<\/strong><\/li><\/ul>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"819\" height=\"1024\" src=\"https:\/\/www.suaranewspapua.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/mansinam-2-819x1024-1.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-497\" srcset=\"https:\/\/suaranewspapua.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/mansinam-2-819x1024-1.jpg 819w, https:\/\/suaranewspapua.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/mansinam-2-819x1024-1-240x300.jpg 240w, https:\/\/suaranewspapua.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/mansinam-2-819x1024-1-768x960.jpg 768w, https:\/\/suaranewspapua.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/mansinam-2-819x1024-1-696x870.jpg 696w, https:\/\/suaranewspapua.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/mansinam-2-819x1024-1-336x420.jpg 336w\" sizes=\"auto, (max-width: 819px) 100vw, 819px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Wisata alam sekaligus wisata religi, Pulau Mansinam tempatnya! Sekitar tahun 1850-an, pulau ini menjadi pusat persebaran agama Kristen Protestan di Papua dan Indonesia Timur. Di samping itu, para penginjil dari Jerman juga mengajarkan baca-tulis hingga masyarakat adat menjadi lebih berkembang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tak hanya pantai yang menawan, terdapat Patung Yesus Kristus berukuran raksasa yang menjadi daya tarik bagi wisatawan rohani. Setiap Februari, diadakan perayaan untuk memperingati datangnya agama Kristen Protestan di tanah Papua.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Lokasi:&nbsp;Teluk Doreh, Manokwari<br>Bandara Terdekat:&nbsp;Bandar Udara Rendani \u2013 Manokwari, lalu naik taksi\/ojek ke Pelabuhan Ketapang dan naik perahu mesin ke Pulau Mansinam.<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\" type=\"1\"><li>17. <strong><em>Trekking\u00a0<\/em>di Gunung Botak, Manokwari Selatan<\/strong><\/li><\/ul>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"768\" src=\"https:\/\/www.suaranewspapua.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/gunung-botak-2-1024x768-1.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-498\" srcset=\"https:\/\/suaranewspapua.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/gunung-botak-2-1024x768-1.jpg 1024w, https:\/\/suaranewspapua.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/gunung-botak-2-1024x768-1-300x225.jpg 300w, https:\/\/suaranewspapua.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/gunung-botak-2-1024x768-1-768x576.jpg 768w, https:\/\/suaranewspapua.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/gunung-botak-2-1024x768-1-696x522.jpg 696w, https:\/\/suaranewspapua.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/gunung-botak-2-1024x768-1-560x420.jpg 560w, https:\/\/suaranewspapua.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/gunung-botak-2-1024x768-1-80x60.jpg 80w, https:\/\/suaranewspapua.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/gunung-botak-2-1024x768-1-265x198.jpg 265w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Papua memang surganya wisata alam. Seperti di Kabupaten Manokwari Selatan, terdapat gunung yang menempel langsung dengan laut lepas. Disebut Gunung Botak karena tidak ada pepohonan tinggi yang meliputi dataran tinggi ini. Sejauh mata memandang hanya ada rerumputan dan bebatuan, yang justru sangat menarik untuk para pengunjung.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Memandangi panorama Samudera Pasifik dari ketinggian pasti menciptakan perasaan yang susah diungkapkan dengan kata-kata. Dari Kabupaten Manokwari ke Gunung Botak, perjalanan akan ditempuh dalam kurun waktu 3,5 jam. Cukup singkat untuk sebuah keindahan yang memukau, kan?<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Lokasi:&nbsp;Yekwandi, Manokwari Selatan, Papua Barat<br>Bandara Terdekat:&nbsp;Bandar Udara Rendani \u2013 Manokwari, berjarak 150 km dari Gunung Botak.<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\" type=\"1\"><li>18. <strong>Mencari Cinta di Danau Love\/Telaga Emfote, Jayapura<\/strong><\/li><\/ul>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"819\" height=\"1024\" src=\"https:\/\/www.suaranewspapua.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/emfote-2-819x1024-1.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-499\" srcset=\"https:\/\/suaranewspapua.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/emfote-2-819x1024-1.jpg 819w, https:\/\/suaranewspapua.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/emfote-2-819x1024-1-240x300.jpg 240w, https:\/\/suaranewspapua.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/emfote-2-819x1024-1-768x960.jpg 768w, https:\/\/suaranewspapua.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/emfote-2-819x1024-1-696x870.jpg 696w, https:\/\/suaranewspapua.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/emfote-2-819x1024-1-336x420.jpg 336w\" sizes=\"auto, (max-width: 819px) 100vw, 819px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tidak jauh dari Danau Sentani, terdapat Telaga Emfote yang juga sering disebut sebagai Danau Love karena bentuknya yang menyerupai hati. Baru-baru ini, Telaga Emfote masuk sebagai salah satu nominasi Destinasi Baru Terpopuler dalam ajang Anugerah Pesona Indonesia. Tak perlu berpanjang-lebar, danau ini wajib masuk ke dalam daftar kunjungmu.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Wisata alam di Papua ini terdiri dari danau dan bukit yang memesona. Waktu paling pas untuk mengunjungi tempat ini adalah menjelang matahari terbenam, apalagi jika bersama orang terkasih. Romantis abis!<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Lokasi:&nbsp;Sentani, Jayapura, Papua<br>Bandara Terdekat:&nbsp;Bandar Udara Internasional Sentani \u2013 Jayapura, berjarak 57 km dari Danau Love\/Telaga Emfote.<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\" type=\"1\"><li>19. <strong>Bercermin di Permukaan Danau Uter, Kabupaten Maybrat<\/strong><\/li><\/ul>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"850\" src=\"https:\/\/www.suaranewspapua.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/uter-1-1024x850-1.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-500\" srcset=\"https:\/\/suaranewspapua.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/uter-1-1024x850-1.jpg 1024w, https:\/\/suaranewspapua.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/uter-1-1024x850-1-300x249.jpg 300w, https:\/\/suaranewspapua.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/uter-1-1024x850-1-768x638.jpg 768w, https:\/\/suaranewspapua.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/uter-1-1024x850-1-696x578.jpg 696w, https:\/\/suaranewspapua.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/uter-1-1024x850-1-506x420.jpg 506w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kamu meninggalkan Papua dari Sorong? Sempatkan untuk menengok danau \u2018cermin\u2019 di Papua, Danau Uter. Ya, pada waktu-waktu tertentu, kamu bisa bercermin di permukaan danau karena airnya sangat jernih. Pada waktu-waktu lain, air di sini \u2018tembus pandang\u2019 sehingga kamu bisa melihat kehidupan di dalam danau. Cantik!<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Belum banyak wisatawan mengetahui tempat ini, dan warga setempat belum mengelolanya secara resmi. Dari tempat parkir, kamu harus menyusuri jalan setapak yang disemen sekadarnya. Karena masih lumayan sepi, rasanya tidak berlebihan jika kamu menutup&nbsp;<em>trip&nbsp;<\/em>Papua-mu dengan berenang di sini. Serasa milik pribadi!<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Lokasi:&nbsp;Aitinyo, Kabupaten Maybrat, Papua Barat<br>Bandara Terdekat:&nbsp;Bandar Udara Internasional Domine Eduard Osok \u2013 Sorong, berjarak 200 km dari Danau Uter.<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Suaranewspapua.com.- Jayapura- Raja Ampat memang menjadi pesona utama wisata alam di Papua. Padahal, wilayah yang dijuluki \u2018Tanah Mutiara Hitam\u2019 punya berbagai permata tersembunyi yang tiada duanya. Kombinasi kedua provinsi, Papua dan Papua Barat, merupakan dataran terlapang di Indonesia dengan luas mencapai 421.981 km2. Puluhan danau, lembah, gunung, dan air terjun dengan pemandangan yang memukau berlokasi<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":473,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[34,39,36],"tags":[52],"class_list":["post-472","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ekonomi-bisnis","category-pariwisata","category-sosial-budaya","tag-mengenal-19-destinasi-wisata-alam-di-papua"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/472","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=472"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/472\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/473"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=472"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=472"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=472"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}