{"id":40224,"date":"2026-10-02T03:03:30","date_gmt":"2026-10-02T03:03:30","guid":{"rendered":"https:\/\/suaranewspapua.com\/?p=40224"},"modified":"2026-10-02T03:03:30","modified_gmt":"2026-10-02T03:03:30","slug":"penguatan-tata-kelola-kebencanaan-jadi-bagian-dari-upaya-memperkuat-ketangguhan-papua","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/2026\/10\/02\/penguatan-tata-kelola-kebencanaan-jadi-bagian-dari-upaya-memperkuat-ketangguhan-papua\/","title":{"rendered":"Penguatan Tata Kelola Kebencanaan Jadi Bagian dari Upaya Memperkuat Ketangguhan Papua"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jayapura \u2013 Penguatan kapasitas pemerintah daerah dalam menghadapi bencana menjadi bagian penting dari upaya memperkuat ketangguhan wilayah Papua. Peningkatan dukungan anggaran dan penguatan regulasi dinilai diperlukan agar penanganan bencana di tingkat kabupaten dan kota dapat berjalan lebih optimal.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Papua, Robert L.N. Awi mengatakan, kapasitas penanggulangan bencana di sejumlah kabupaten\/kota di Papua masih perlu diperkuat. Salah satu aspek yang menjadi perhatian adalah dukungan penganggaran bagi BPBD di masing-masing daerah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cAnggaran mereka hanya Rp200 juta, bagaimana mau menanggulangi bencana dengan anggaran sekecil itu,\u201d tegasnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menurut Robert, penguatan kapasitas penanggulangan bencana merupakan tanggung jawab bersama yang melibatkan pemerintah kabupaten\/kota, pemerintah provinsi hingga pemerintah pusat. Dalam hal ini, dukungan penganggaran di tingkat kabupaten\/kota menjadi salah satu aspek yang perlu mendapat perhatian dari pemerintah daerah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penguatan sistem kebencanaan juga tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan anggaran, tetapi membutuhkan landasan regulasi yang dapat menjadi pedoman bagi pemerintah daerah dalam menjalankan penanganan bencana.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Robert menyebut Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura telah memiliki peraturan daerah tentang penanggulangan bencana, sementara sejumlah daerah lainnya masih menggunakan peraturan bupati.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cKota Jayapura dan Kabupaten Jayapura sudah memiliki peraturan daerah, tapi yang lainnya masih berupa peraturan bupati. Ini masih belum kuat, harus ditingkatkan menjadi peraturan daerah baru bisa,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menurutnya, regulasi yang lebih kuat akan membantu pemerintah daerah membangun sistem penanggulangan bencana yang lebih terarah, termasuk mengatur pola penanganan serta pembagian peran dan tanggung jawab antarpihak.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cNanti di dalam peraturan daerah baru bagaimana pola-pola penanganan bencana diurai di sana,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penguatan anggaran, kelembagaan dan regulasi tersebut menjadi bagian dari upaya membangun sistem penanggulangan bencana yang lebih siap di Papua. Dengan kapasitas daerah yang semakin kuat, pemerintah diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan sekaligus memperkuat perlindungan masyarakat dalam menghadapi berbagai potensi bencana.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jayapura \u2013 Penguatan kapasitas pemerintah daerah dalam menghadapi bencana menjadi bagian penting dari upaya memperkuat ketangguhan wilayah Papua. Peningkatan dukungan anggaran dan penguatan regulasi dinilai diperlukan agar penanganan bencana di tingkat kabupaten dan kota dapat berjalan lebih optimal. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Papua, Robert L.N. Awi mengatakan, kapasitas penanggulangan bencana di sejumlah kabupaten\/kota<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":40225,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-40224","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/40224","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=40224"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/40224\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":40226,"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/40224\/revisions\/40226"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/40225"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=40224"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=40224"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=40224"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}