{"id":39449,"date":"2026-08-25T16:13:50","date_gmt":"2026-08-25T07:13:50","guid":{"rendered":"https:\/\/www.suaranewspapua.com\/?p=39449"},"modified":"2026-08-25T16:13:51","modified_gmt":"2026-08-25T07:13:51","slug":"papua-pegunungan-data-300-pelaku-ekonomi-kreatif-di-delapan-kabupaten","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/2026\/08\/25\/papua-pegunungan-data-300-pelaku-ekonomi-kreatif-di-delapan-kabupaten\/","title":{"rendered":"Papua Pegunungan Data 300 Pelaku Ekonomi Kreatif di Delapan Kabupaten"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">WAMENA\u2014 Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif terus mendorong pengembangan sektor ekonomi kreatif di wilayah tersebut. Hingga saat ini, tercatat sekitar 300 pelaku ekonomi kreatif yang tersebar di delapan kabupaten.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Papua Pegunungan Hulu Bahabol di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Jumat, mengatakan pendataan terhadap pelaku ekonomi kreatif masih terus dilakukan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cSesuai infomarsi yang masuk dari bidang, jumlah pelaku ekonomi kreatif yang terdata hingga kini 300 di seluruh wilayah Papua Pegunungan,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hulu menjelaskan, para pelaku ekonomi kreatif tersebut bergerak dalam berbagai jenis usaha. Salah satu sektor yang berkembang adalah pengolahan biji kopi menjadi produk bernilai ekonomi dan mampu bersaing di pasar.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cMungkin dari sekian banyak jenis usaha yang dijalankan pelaku ekonomi kreatif di antaranya kopi. Masyarakat di delapan kabupaten saat ini sudah mampu mengembangkan biji kopi menjadi suatu produk yang memiliki nilai jual di pasaran dengan berbahan biji kopi daerah daerah setempat,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk memperkuat pengembangan usaha tersebut, Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan pada 2026 menyiapkan bantuan modal usaha bagi 50 kelompok atau pelaku ekonomi kreatif yang berasal dari delapan kabupaten.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cKami menyiapkan anggarannya, kemudian Bapak Gubernur memberikan secara langsung bantuan modal usaha bagi 50 kelompok atau pelaku ekonomi kreatif delapan kabupaten,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hulu mengatakan besaran bantuan yang akan diterima masing-masing kelompok belum ditetapkan. Pemerintah daerah masih menunggu arahan serta petunjuk dari Gubernur Papua Pegunungan John Tabo mengenai nilai bantuan tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cKami belum menentukan besaran anggaran setiap kelompok atau pelaku ekonomi kreatif berapa besar, masih menunggu arahan dan petunjuk dari bapak gubernur. Bantuan kemungkinan akan diberikan pada bulan ini atau September 2026,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ia menambahkan, pada 2026 Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Papua Pegunungan mengelola alokasi dana otonomi khusus (otsus) sekitar Rp4 miliar. Anggaran tersebut menjadi salah satu dukungan pemerintah daerah dalam menjalankan program pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Papua Pegunungan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>WAMENA\u2014 Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif terus mendorong pengembangan sektor ekonomi kreatif di wilayah tersebut. Hingga saat ini, tercatat sekitar 300 pelaku ekonomi kreatif yang tersebar di delapan kabupaten. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Papua Pegunungan Hulu Bahabol di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Jumat, mengatakan pendataan<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":39444,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5489],"tags":[],"class_list":["post-39449","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-utama"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/39449","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=39449"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/39449\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":39450,"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/39449\/revisions\/39450"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/39444"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=39449"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=39449"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=39449"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}