{"id":37553,"date":"2026-05-17T10:11:59","date_gmt":"2026-05-17T01:11:59","guid":{"rendered":"https:\/\/www.suaranewspapua.com\/?p=37553"},"modified":"2026-05-17T10:12:01","modified_gmt":"2026-05-17T01:12:01","slug":"selamatkan-rakyat-papua-dari-kepunahan-aktivis-ham-ajak-hentikan-perang-suku","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/2026\/05\/17\/selamatkan-rakyat-papua-dari-kepunahan-aktivis-ham-ajak-hentikan-perang-suku\/","title":{"rendered":"Selamatkan Rakyat Papua dari Kepunahan, Aktivis HAM Ajak Hentikan Perang Suku"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Timika &#8211; Aktivis HAM Papua, Selpius Bobii menyerukan penghentian perang suku yang masih terjadi di sejumlah wilayah di Tanah Papua, khususnya di wilayah Lapago dan Meepago.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam seruan tertulis yang disampaikan Jumat (15\/5\/2026), Selpius menilai perang suku merupakan kebiasaan lama yang bertentangan dengan nilai Hak Asasi Manusia (HAM), ajaran Injil, serta budaya Papua yang menjunjung tinggi kehidupan manusia.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cPerang suku adalah kebiasaan lama yang sangat kontras dengan nilai-nilai luhur yaitu Hak Asasi Manusia dan Injil,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ia menyebut, hak hidup merupakan hak dasar manusia yang tidak dapat dicabut oleh siapa pun dengan alasan apa pun. Menurutnya, manusia merupakan ciptaan Tuhan yang harus dihormati martabat dan kehidupannya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selpius juga mengajak masyarakat Papua menghentikan konflik horizontal yang dinilai hanya membawa kerugian bagi orang Papua sendiri.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cPihak lain sedang menertawakan kita. Karena perang suku menguntungkan pihak musuh kolonial Indonesia,\u201d bebernya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ia mengingatkan pentingnya membangun kembali persaudaraan sesama orang Papua ras Melanesia yang rusak akibat konflik dan perang suku.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menurutnya, persatuan menjadi kunci untuk menjaga keberlangsungan etnis Papua ditengah berbagai persoalan sosial, politik dan ekonomi yang dihadapi masyarakat Papua saat ini.<br>\u201cPadamkan kobaran api kebencian di dalam hati kita, dan marilah kita merajut kembali persaudaraan dan persatuan untuk selamatkan etnis Papua yang tersisa dari kepunahan,\u201d pungkasnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selpius menutup seruannya dengan ajakan menjaga kedamaian dan persatuan di seluruh Tanah Papua.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Timika &#8211; Aktivis HAM Papua, Selpius Bobii menyerukan penghentian perang suku yang masih terjadi di sejumlah wilayah di Tanah Papua, khususnya di wilayah Lapago dan Meepago. Dalam seruan tertulis yang disampaikan Jumat (15\/5\/2026), Selpius menilai perang suku merupakan kebiasaan lama yang bertentangan dengan nilai Hak Asasi Manusia (HAM), ajaran Injil, serta budaya Papua yang menjunjung<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":37554,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5489,82],"tags":[1861],"class_list":["post-37553","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-utama","category-keamanan-dan-ketertiban","tag-papua-2"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/37553","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=37553"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/37553\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":37555,"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/37553\/revisions\/37555"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/37554"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=37553"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=37553"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=37553"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}