{"id":37544,"date":"2026-05-16T11:08:16","date_gmt":"2026-05-16T02:08:16","guid":{"rendered":"https:\/\/www.suaranewspapua.com\/?p=37544"},"modified":"2026-05-16T11:08:18","modified_gmt":"2026-05-16T02:08:18","slug":"komite-eksekutif-papua-dorong-penerapan-mbg-kontekstual-di-papua-pegunungan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/2026\/05\/16\/komite-eksekutif-papua-dorong-penerapan-mbg-kontekstual-di-papua-pegunungan\/","title":{"rendered":"Komite Eksekutif Papua Dorong Penerapan MBG Kontekstual di Papua Pegunungan"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Wamena \u2013 Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua (KEPP) mendorong penerapan program Makan Bergizi Gratis (MBG) berbasis kearifan lokal atau kontekstual di wilayah Papua Pegunungan dan Tanah Papua secara umum. Langkah tersebut dinilai penting agar program nasional yang digagas pemerintah dapat diterima dan berjalan efektif sesuai budaya serta pola konsumsi masyarakat setempat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ketua Komite Eksekutif Papua, Velix V Wanggai, di Wamena, Selasa, mengatakan konsep \u201cMBG rasa Papua\u201d perlu diterapkan sehingga makanan yang disajikan melalui program tersebut sesuai dengan kebiasaan masyarakat dan dapat dikonsumsi dengan baik oleh anak-anak Papua, khususnya di wilayah Papua Pegunungan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menurutnya, kehadiran Komite Eksekutif Papua bertujuan memastikan berbagai program prioritas nasional, termasuk MBG, dapat berjalan optimal hingga menjangkau wilayah pegunungan Papua. Program tersebut tidak hanya berfokus pada pemenuhan gizi anak, tetapi juga diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat lokal.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ia menjelaskan, program MBG memiliki peran strategis dalam menekan angka stunting atau gangguan pertumbuhan pada anak, sekaligus mendorong perputaran ekonomi daerah melalui keterlibatan pelaku usaha lokal dan penguatan rantai pasok bahan pangan untuk dapur MBG.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cProgram ini bukan hanya soal pemenuhan gizi, tetapi juga membuka peluang ekonomi masyarakat, mulai dari petani, peternak hingga pelaku usaha lokal yang terlibat dalam penyediaan bahan pangan,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Data Komite Eksekutif Papua mencatat jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG yang telah tersedia di Tanah Papua meliputi Papua Pegunungan sebanyak 14 dapur, Papua Barat 43 dapur, Papua 179 dapur, Papua Selatan 16 dapur, Papua Tengah 28 dapur, dan Papua Barat Daya 38 dapur.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sementara itu, target pembangunan dapur MBG di enam provinsi di Tanah Papua mencapai 2.472 unit. Jumlah tersebut dinilai cukup besar mengingat ratusan ribu anak akan menjadi penerima manfaat program MBG di wilayah Papua.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Karena itu, Komite Eksekutif Papua menilai diperlukan koordinasi lintas sektor serta strategi khusus dalam mempercepat pembangunan dapur MBG, terutama di wilayah Papua Pegunungan yang memiliki tantangan geografis dan kondisi wilayah yang berbeda dibanding daerah lain di Indonesia.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Velix menambahkan, percepatan pembangunan dapur MBG harus disertai pengaturan khusus yang mencakup strategi pelaksanaan, regulasi, pola pengelolaan, skema kemitraan, hingga penyesuaian harga sesuai karakteristik wilayah Papua.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cPapua memiliki kekhususan tersendiri, sehingga pendekatan program MBG juga harus disesuaikan dengan kondisi daerah. Dengan konsep MBG kontekstual Papua, kami berharap program ini benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,\u201d katanya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Wamena \u2013 Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua (KEPP) mendorong penerapan program Makan Bergizi Gratis (MBG) berbasis kearifan lokal atau kontekstual di wilayah Papua Pegunungan dan Tanah Papua secara umum. Langkah tersebut dinilai penting agar program nasional yang digagas pemerintah dapat diterima dan berjalan efektif sesuai budaya serta pola konsumsi masyarakat setempat. Ketua Komite<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":37539,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5489],"tags":[],"class_list":["post-37544","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-utama"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/37544","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=37544"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/37544\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":37545,"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/37544\/revisions\/37545"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/37539"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=37544"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=37544"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=37544"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}