{"id":32901,"date":"2025-10-30T20:38:54","date_gmt":"2025-10-30T11:38:54","guid":{"rendered":"https:\/\/www.suaranewspapua.com\/?p=32901"},"modified":"2025-10-30T20:38:55","modified_gmt":"2025-10-30T11:38:55","slug":"kementerian-kehutanan-dan-masyarakat-adat-papua-sepakat-berdamai-jaga-cenderawasih-dan-budaya-lokal","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/2025\/10\/30\/kementerian-kehutanan-dan-masyarakat-adat-papua-sepakat-berdamai-jaga-cenderawasih-dan-budaya-lokal\/","title":{"rendered":"Kementerian Kehutanan dan Masyarakat Adat Papua Sepakat Berdamai, Jaga Cenderawasih dan Budaya Lokal"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jayapura, 28 Oktober 2025 \u2014 Kementerian Kehutanan, Pemerintah Provinsi Papua, dan masyarakat adat sepakat menjalin kerja sama untuk pelestarian burung Cenderawasih serta pemberdayaan ekonomi masyarakat Papua. Kesepakatan ini menjadi hasil pertemuan yang digelar di Jayapura sebagai tindak lanjut atas peristiwa pembakaran mahkota Cenderawasih yang sempat menimbulkan kekecewaan masyarakat adat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Kementerian Kehutanan, Satyawan Pudyatmoko, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bentuk tanggung jawab moral dan komitmen pemerintah untuk menyelesaikan permasalahan secara bermartabat.<br>\u201cKami hadir untuk memohon arahan dari Bapak Gubernur dan para tokoh adat agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari,\u201d ujarnya. \u201cKami berharap adanya panduan atau kebijakan, baik dalam bentuk peraturan gubernur maupun kesepahaman bersama, agar kami bisa bertindak lebih bijaksana dan menghormati nilai-nilai budaya masyarakat Papua.\u201d<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menanggapi hal tersebut, Gubernur Papua Matius Fakhiri mengapresiasi sikap terbuka Kementerian Kehutanan dan menegaskan akan menerbitkan Peraturan Gubernur sebagai pedoman pelestarian nilai budaya.<br>\u201cSetelah pertemuan ini, saya akan mengeluarkan Peraturan Gubernur terkait pemanfaatan nilai-nilai budaya agar menjadi pedoman bagi kita semua dalam melangkah ke depan,\u201d tegasnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sementara itu, Ketua Forum Adat Tabi Saireri, Ondofolo Ismael Mebri, mengajak seluruh masyarakat untuk menyikapi insiden tersebut dengan kebijaksanaan dan semangat persaudaraan.<br>\u201cMari kita menerima peristiwa ini dengan arif dan bijaksana. Ini menjadi kesempatan refleksi bersama, karena tanggung jawab menjaga kehormatan dan kelestarian budaya adalah milik kita semua,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pertemuan itu menghasilkan kesepakatan tiga pihak \u2014 pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat adat \u2014 untuk memperkuat kolaborasi dalam menjaga kelestarian alam dan nilai-nilai budaya Papua. Selain itu, ketiganya berkomitmen mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya bagi Mama-Mama Papua, melalui pengembangan potensi ekonomi berbasis budaya tanpa mengorbankan kelestarian burung Cenderawasih yang menjadi simbol kehidupan dan kebanggaan masyarakat Papua.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jayapura, 28 Oktober 2025 \u2014 Kementerian Kehutanan, Pemerintah Provinsi Papua, dan masyarakat adat sepakat menjalin kerja sama untuk pelestarian burung Cenderawasih serta pemberdayaan ekonomi masyarakat Papua. Kesepakatan ini menjadi hasil pertemuan yang digelar di Jayapura sebagai tindak lanjut atas peristiwa pembakaran mahkota Cenderawasih yang sempat menimbulkan kekecewaan masyarakat adat. Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":32902,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5489],"tags":[8308,8307],"class_list":["post-32901","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-utama","tag-jaga-cenderawasih-dan-budaya-lokal","tag-kementerian-kehutanan-dan-masyarakat-adat-papua-sepakat-berdamai"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32901","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=32901"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32901\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":32903,"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32901\/revisions\/32903"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/32902"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=32901"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=32901"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=32901"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}