{"id":32558,"date":"2025-10-18T21:52:11","date_gmt":"2025-10-18T12:52:11","guid":{"rendered":"https:\/\/www.suaranewspapua.com\/?p=32558"},"modified":"2025-10-18T21:52:12","modified_gmt":"2025-10-18T12:52:12","slug":"serang-warga-sipil-di-kali-semen-nabire-ali-kabiay-aibon-kogoya-pengecut","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/2025\/10\/18\/serang-warga-sipil-di-kali-semen-nabire-ali-kabiay-aibon-kogoya-pengecut\/","title":{"rendered":"Serang Warga Sipil di Kali Semen Nabire, Ali Kabiay: Aibon Kogoya Pengecut"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Nabire_ Aksi kekerasan yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Aibon Kogoya terhadap warga sipil di Kilo 20, Kali Semen, Wadio, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, pada Jumat (17\/10\/2025) pukul 10.00 WIT, menggemparkan masyarakat setempat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pasalnya, lokasi kejadian berada tidak jauh dari pusat Kota Nabire, sehingga menimbulkan kekhawatiran di kalangan warga.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ketua Pemuda Adat Saireri II Nabire, Ali Kabiay, mengecam keras aksi tersebut dan menyebut tindakan itu sebagai bentuk kepengecutan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cMereka hanya berani menembak warga sipil yang tidak bersalah,\u201d ujar Ali, Sabtu (18\/10\/2025).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ali menilai, tindakan yang dilakukan kelompok Aibon Kogoya bukan hanya tidak terpuji, tetapi juga merusak stabilitas daerah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cAksi seperti ini hanya merusak tatanan bernegara, mengganggu proses pembangunan, serta mengancam keamanan dan ketertiban masyarakat di Papua Tengah,\u201d tegasnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ali menambahkan, Nabire sebagai ibu kota Provinsi Papua Tengah saat ini sedang giat-giatnya membangun dan menjadi barometer bagi wilayah sekitarnya. Karena itu, ia meminta aparat keamanan untuk meningkatkan pengawasan di titik-titik strategis.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cSaya minta aparat selalu menjaga wilayah vital, terutama di Jalan Trans Nabire\u2013Paniai, Kilo 100, Muara Kali Wanggar, dan Jalan belakang Jati Dharma Indah, agar kelompok separatis tidak masuk,\u201d pintanya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain itu, Ali mengimbau seluruh masyarakat agar tetap bersatu menjaga keamanan dan kenyamanan lingkungan masing-masing, demi mewujudkan Nabire yang aman dan damai.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cSaya juga berharap kelompok kriminal bersenjata sadar dan kembali ke pangkuan Republik Indonesia, supaya bisa ikut terlibat dalam pembangunan Papua Tengah,\u201d tutupnya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Nabire_ Aksi kekerasan yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Aibon Kogoya terhadap warga sipil di Kilo 20, Kali Semen, Wadio, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, pada Jumat (17\/10\/2025) pukul 10.00 WIT, menggemparkan masyarakat setempat. Pasalnya, lokasi kejadian berada tidak jauh dari pusat Kota Nabire, sehingga menimbulkan kekhawatiran di kalangan warga. Ketua Pemuda Adat Saireri<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":32559,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5489],"tags":[8254,8253],"class_list":["post-32558","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-utama","tag-ali-kabiay-aibon-kogoya-pengecut","tag-serang-warga-sipil-di-kali-semen-nabire"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32558","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=32558"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32558\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":32560,"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32558\/revisions\/32560"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/32559"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=32558"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=32558"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=32558"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}