{"id":3180,"date":"2020-09-21T15:44:44","date_gmt":"2020-09-21T06:44:44","guid":{"rendered":"https:\/\/www.suaranewspapua.com\/?p=3180"},"modified":"2020-09-21T15:45:03","modified_gmt":"2020-09-21T06:45:03","slug":"polda-papua-pendeta-yeremias-zanambani-ditembak-kkb-jelek-waker","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/2020\/09\/21\/polda-papua-pendeta-yeremias-zanambani-ditembak-kkb-jelek-waker\/","title":{"rendered":"Polda Papua : Pendeta Yeremias Zanambani Ditembak KKB Jelek Waker"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">suaranewspapua.com. JAYAPURA- Polda Papua pastikan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Jelek Waker yang menembak mati pendeta Yeremias Zanambani di Kampung Bomba, Distrik Hitadipta, Kabupaten Intan Jaya, sekitar pukul 14.40 WIT, Minggu (20\/9\/2020).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ahmad Musthofa Kamal, mengatakan dalam beberapa minggu belakang ini terjadi retetan kasus penembakan yang dilakukan KKB yang menewaskan anggota TNI maupun warga sipil.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cKami pastikan pendeta Yeremias Zanambani yang dikabarkan meninggal dunia akibat terkena tembak oleh OTK itu dilakukan KKB pimpinan Jelek Waker,\u201d terangnya dalam keterangan pers di media center Mapolda Papua, Senin (21\/9\/2020).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hal ini menjadi perhatian banyak pihak bahwa kasus kekerasan yang terjadi di Kabupaten Intan Jaya sangat tidak beradap yang dilakukan oleh KKB.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dijelaskan, anggota Mapolsek Sugapa telah bertemu dengan Ketua Klasis GKII Sugapa Pendeta Timotius Miagoni untuk memastikan penembakan terhadap Pendeta Yeremua Zanambani.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cKami dari pihak kepolisian ingin memastikan informasi yang beredar di media sosial bahwa Pendeta Yeremias Zanambani terkena tembak dan meninggal dunia,\u201d kata Kamal meniru keterangan Kapolsek Sugapa IPDA Engel Mayor.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penyampaian pendeta Timotius Miagoni, bahwa mendapatkan kabar dari keluarga korban di Distrik Hitadipta melalui telepon bahwa pendeta Yeremia Zanambani tertembak dan meninggal dunia.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cDari keterangan yang saya dengar saat itu, almarhum bersama Istri ke kandang ternak (babi, red) untuk memberikan makan kemudian istrinya kembali ke rumah di kampung. Kemudian sekitar pukul 19. 00 wit, korban tidak kembali ke rumah sehingga istri korban mencari ke kandang ternak yang berada di Kampung Bomba dan menemukan korban sudah meninggal dunia,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cItu yang saya dengar. Karena saya belum ke Kampung tersebut sehingga saya tidak dapat berbicara lebih jauh lagi. Semoga kita semua dapat melakukan langkah \u2013 langkah dalam meredam situasi yang terjadi beberapa hari ini di Kabupaten Sugapa.\u201d tambahnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dikatakan, TNI\/Polri saat ini sedang meningkatkan kegiatan kepolisian seperti melakukan patroli gabungan dalam rangka mengantisipasi hal hal yang tidak kita inginkan bersama.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cKami meminta dukungan dari seluruh warga sehingga kita dapat hidup dengan nyaman tanpa adanya gangguan gangguan dari kelompok-kelompok yang tidak menginginkan daerah kita ini aman, ini menjadi tanggung jawab kita bersama terutama para tokoh agama,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kabid Humas menegaskan bahwa di Distrik Hitadipta, Kabupaten Intan Jaya tidak ada personel TNI\/Polri, yang ada hanya Pos Persiapan Koramil Hitadipta.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cIsu yang beredar bahwa kasus penembakan yang mengakibatkan Pdt. Yeremias Zanambani dilakukan oleh aparat TNI, itu tidak benar,\u201d tegasnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menurutnya, KKB melalui Juru bicaranya saat ini kembali menebar fitnah dengan mengatakan bahwa TNI lah pelaku penembakan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cSaat ini KKB sedang mencari momen untuk menarik perhatian di Sidang Umum PBB akhir September ini,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Rangkaian kejadian beberapa hari ini adalah settingan KKB yang kemudian diputarbalikkan bahwa TNI melakukan penembakan kepada pendeta.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cHarapan mereka, kejadian ini jadi bahan di Sidang Umum PBB,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dihimbau kepada warga masyarakat untuk tidak terprovokasi dengan sebaran fitnah oleh KKB, khususnya melalui medsos. Fitnah mereka di medsos, jelas sudah setingan dan rekayasa untuk menghasut masyarakat sekaligus menyudutkan TNI\/Polri dan pemerintah menjelang Sidang Uum PBB.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cTNI bersinergi dengan Polri bertugas untuk melindungi masyarakat dari kebiadaban KKB seperti yang telah mereka tunjukkan dalam 1 minggu terakhir ini. TNI-Polri justru melindungi masyarakat dari aksi yang dilakukan oleh KKB baik di Kabupaten Intan Jaya maupun dibeberapa daerah yang menjadi tempat mereka melakukan tindak kekerasan,\u201d ujar Kamal.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dikatakan, anggota TNI-Polri rencana akan melakukan olah TKP di lokasi kejadian guna mengetahui sebab-sebab terjadinya kasus penembakan yang dilakukan oleh KKB di Kampung Bomba Distrik Hitadipta Kabupaten Intan Jaya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>suaranewspapua.com. JAYAPURA- Polda Papua pastikan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Jelek Waker yang menembak mati pendeta Yeremias Zanambani di Kampung Bomba, Distrik Hitadipta, Kabupaten Intan Jaya, sekitar pukul 14.40 WIT, Minggu (20\/9\/2020). Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ahmad Musthofa Kamal, mengatakan dalam beberapa minggu belakang ini terjadi retetan kasus penembakan yang dilakukan KKB yang<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":3181,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[32,82],"tags":[1189],"class_list":["post-3180","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-hukumkriminal","category-keamanan-dan-ketertiban","tag-polda-papua-pendeta-yeremias-zanambani-ditembak-kkb-jelek-waker"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3180","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3180"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3180\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3181"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3180"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3180"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3180"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}