{"id":30991,"date":"2025-08-31T22:27:55","date_gmt":"2025-08-31T13:27:55","guid":{"rendered":"https:\/\/www.suaranewspapua.com\/?p=30991"},"modified":"2025-08-31T22:27:56","modified_gmt":"2025-08-31T13:27:56","slug":"papua-anak-anak-papua-diminta-tetap-menjaga-tanah-leluhur","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/2025\/08\/31\/papua-anak-anak-papua-diminta-tetap-menjaga-tanah-leluhur\/","title":{"rendered":"Papua \u2013 Anak-anak Papua Diminta Tetap Menjaga Tanah Leluhur"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jayapura \u2013 Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Perempuan Majelis Rakyat Papua (MRP), Nerlince Wamuar, SE., M.Pd., mengingatkan generasi muda Papua untuk tetap menjaga tanah leluhur dengan mendengarkan suara pemimpin adat, gereja, dan tokoh-tokoh asli Papua.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam pernyataannya, ia menekankan agar anak-anak Papua tidak mudah terpengaruh oleh pihak luar. \u201cRambut keriting, kulit hitam\u2014itulah jati diri kita. Kita jaga kampung, jaga tanah ini. Stop ikut orang lain. Kitong hanya dengar ondoafi, kepala suku, dan pendeta di gereja. Yang lain tidak,\u201d tegas Nerlince.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ia juga mengutip doa sulung para misionaris Ottow dan Geissler yang pernah hadir di Tanah Papua. Doa itu, kata Nerlince, menjadi pengingat bahwa Tuhan Yesus senantiasa melindungi tanah Papua dan umatnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cMarilah kita jaga tanah ini bersama-sama. Tuhan Yesus jaga kita, Tuhan Yesus lindungi kita. Amin, Immanuel,\u201d ujarnya menutup pernyataan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jayapura \u2013 Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Perempuan Majelis Rakyat Papua (MRP), Nerlince Wamuar, SE., M.Pd., mengingatkan generasi muda Papua untuk tetap menjaga tanah leluhur dengan mendengarkan suara pemimpin adat, gereja, dan tokoh-tokoh asli Papua. Dalam pernyataannya, ia menekankan agar anak-anak Papua tidak mudah terpengaruh oleh pihak luar. \u201cRambut keriting, kulit hitam\u2014itulah jati diri kita. Kita<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":30992,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5489],"tags":[7992],"class_list":["post-30991","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-utama","tag-papua-anak-anak-papua-diminta-tetap-menjaga-tanah-leluhur"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/30991","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=30991"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/30991\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":30993,"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/30991\/revisions\/30993"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/30992"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=30991"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=30991"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=30991"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}