{"id":30517,"date":"2025-08-21T14:52:40","date_gmt":"2025-08-21T05:52:40","guid":{"rendered":"https:\/\/www.suaranewspapua.com\/?p=30517"},"modified":"2025-08-21T14:52:41","modified_gmt":"2025-08-21T05:52:41","slug":"aksi-heroik-satgas-damai-cartenz-tangkap-pelaku-anggota-kkb-terlibat-penembakan-anggota-brimob-di-nabire","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/2025\/08\/21\/aksi-heroik-satgas-damai-cartenz-tangkap-pelaku-anggota-kkb-terlibat-penembakan-anggota-brimob-di-nabire\/","title":{"rendered":"Aksi Heroik Satgas Damai Cartenz Tangkap Pelaku Anggota KKB Terlibat penembakan anggota Brimob di Nabire"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Nabire, Papua Tengah \u2014Penangkapan terhadap Siprianus Weya, anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Aibon Kogoya alias Daniel Kogoya, menjadi bukti nyata keseriusan aparat dalam menjaga keamanan di tanah Papua. Operasi gabungan Satgas Ops Damai Cartenz dan Polres Nabire ini berlangsung pada Rabu (20\/8\/2025) sekitar pukul 17.55 WIT di Polsek Topo, Kabupaten Nabire.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., di dampingi Wakaops Damai Cartenz Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menjelaskan bahwa keberhasilan ini terkait langsung dengan kasus penembakan yang menewaskan dua anggota Brimob, Brigpol Arif Maulana dan Bripda Nelson Runaki, di Distrik Siriwo, Nabire, pada 13 Agustus lalu. Menurutnya, peran Siprianus tidak bisa dianggap kecil karena ia merupakan bagian penting dalam propaganda kelompok bersenjata tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cSiprianus Weya adalah anggota bagian media KKB Kodap III D Dulla. Ia merekam pernyataan sikap kelompok pasca-penembakan dan menyebarkannya untuk membangun teror psikologis di masyarakat. Peralatan yang digunakan kini telah kami amankan sebagai barang bukti,\u201d ungkap Brigjen Pol Faizal, didampingi Wakaops, Kombes Pol Adarma Sinaga.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain Siprianus, lima orang lain ikut diamankan dalam operasi ini, yakni Jemi Mirip, Botanus Agimbau, Meinus Mirip, Yupinus Weya, dan Melianus Mirip. Dari tangan mereka, aparat menyita sejumlah barang bukti berupa telepon genggam, noken, jaket, hingga perlengkapan pribadi lain yang diduga terkait aktivitas kelompok.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz, Kombes Pol Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., menegaskan bahwa operasi ini merupakan langkah strategis untuk mengurangi ruang gerak KKB di wilayah Papua Tengah. Ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan aparat tidak lepas dari dukungan masyarakat yang tetap menjaga ketertiban dan tidak terprovokasi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cKami mengajak seluruh masyarakat Nabire dan Papua Tengah untuk tidak mudah terpengaruh isu-isu menyesatkan yang disebarkan KKB. Mari kita bersama-sama menjaga keamanan dan mempercayakan sepenuhnya proses penegakan hukum kepada aparat,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penangkapan Siprianus Weya sekaligus menunjukkan bahwa aparat tidak hanya fokus pada pelaku lapangan, tetapi juga pada pihak yang berperan dalam menyebarkan teror informasi. Dengan demikian, ruang propaganda kelompok bersenjata semakin dipersempit.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bagi masyarakat Papua, keberhasilan ini menjadi sinyal positif bahwa negara hadir untuk menjamin keamanan. Aparat menegaskan bahwa penegakan hukum akan terus dilakukan secara tegas, terukur, dan sesuai aturan demi menciptakan Papua yang aman, damai, dan sejahtera.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Nabire, Papua Tengah \u2014Penangkapan terhadap Siprianus Weya, anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Aibon Kogoya alias Daniel Kogoya, menjadi bukti nyata keseriusan aparat dalam menjaga keamanan di tanah Papua. Operasi gabungan Satgas Ops Damai Cartenz dan Polres Nabire ini berlangsung pada Rabu (20\/8\/2025) sekitar pukul 17.55 WIT di Polsek Topo, Kabupaten Nabire. Kepala Operasi Damai<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":30518,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5489,32,5093,82],"tags":[7302,2018,7399,1861],"class_list":["post-30517","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-utama","category-hukumkriminal","category-kamtibmas","category-keamanan-dan-ketertiban","tag-kamtibmas-2","tag-kkb-2","tag-opsdamaicartenz","tag-papua-2"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/30517","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=30517"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/30517\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":30519,"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/30517\/revisions\/30519"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/30518"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=30517"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=30517"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=30517"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}