{"id":28818,"date":"2025-06-28T17:41:29","date_gmt":"2025-06-28T08:41:29","guid":{"rendered":"https:\/\/www.suaranewspapua.com\/?p=28818"},"modified":"2025-06-28T17:41:30","modified_gmt":"2025-06-28T08:41:30","slug":"tokoh-adat-papua-yanto-eluay-kami-tolak-1-juli-sebagai-hut-tpn-opm-papua-pilih-damai","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/2025\/06\/28\/tokoh-adat-papua-yanto-eluay-kami-tolak-1-juli-sebagai-hut-tpn-opm-papua-pilih-damai\/","title":{"rendered":"Tokoh Adat Papua Yanto Eluay: Kami Tolak 1 Juli Sebagai HUT TPN-OPM, Papua Pilih Damai"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jayapura &#8211; Tokoh adat Papua, Yanto Eluay, menyampaikan pernyataan tegas menolak penetapan tanggal 1 Juli sebagai Hari Ulang Tahun Tentara Pembebasan Nasional Organisasi Papua Merdeka (TPN-OPM). Penolakan ini, menurutnya, merupakan suara hati masyarakat adat Papua yang menjunjung tinggi kedamaian, persatuan, dan masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cSebagai tokoh adat Papua, saya menyampaikan sikap tegas bahwa kami menolak 1 Juli dijadikan sebagai HUT TPN-OPM. Tanggal tersebut tidak mencerminkan nilai-nilai luhur masyarakat adat yang mencintai damai dan persaudaraan,\u201d tegas Yanto Eluay.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ia menegaskan, gerakan separatis dan kekerasan tidak sejalan dengan budaya serta adat istiadat orang Papua yang mengedepankan kehidupan harmonis dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cKami tidak ingin anak cucu kami terus hidup dalam bayang-bayang konflik. Kami ingin membangun Tanah Papua melalui pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan, bukan dengan senjata dan kekerasan,\u201d tambahnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Yanto Eluay juga mengajak seluruh elemen masyarakat Papua, khususnya generasi muda, untuk tidak mudah terprovokasi oleh narasi yang dapat memecah persatuan dan kesatuan bangsa.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cTanah Papua adalah tanah damai, bukan tanah konflik. Mari kita jaga negeri ini dengan hati yang tulus dan pikiran yang jernih. Kami tolak 1 Juli sebagai HUT TPN-OPM. Kami pilih damai. Papua adalah Indonesia,\u201d tandasnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya situasi keamanan yang kondusif sebagai prasyarat utama keberlanjutan pembangunan di Papua. Hal ini, menurutnya, membutuhkan kolaborasi semua pihak \u2014 pemerintah, tokoh adat, tokoh agama, dan seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pernyataan Yanto Eluay ini menjadi seruan penting bagi seluruh komponen bangsa untuk menjaga stabilitas dan keharmonisan Papua di tengah berbagai dinamika yang berpotensi menimbulkan perpecahan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jayapura &#8211; Tokoh adat Papua, Yanto Eluay, menyampaikan pernyataan tegas menolak penetapan tanggal 1 Juli sebagai Hari Ulang Tahun Tentara Pembebasan Nasional Organisasi Papua Merdeka (TPN-OPM). Penolakan ini, menurutnya, merupakan suara hati masyarakat adat Papua yang menjunjung tinggi kedamaian, persatuan, dan masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang. \u201cSebagai tokoh adat Papua, saya menyampaikan<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":28819,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6854],"tags":[],"class_list":["post-28818","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-headline-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28818","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=28818"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28818\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":28820,"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28818\/revisions\/28820"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/28819"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=28818"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=28818"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=28818"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}