{"id":19183,"date":"2024-05-09T03:37:07","date_gmt":"2024-05-08T18:37:07","guid":{"rendered":"https:\/\/www.suaranewspapua.com\/?p=19183"},"modified":"2024-05-09T03:37:09","modified_gmt":"2024-05-08T18:37:09","slug":"sang-jenderal-egianus-kogoya-ketakutan-anak-papua-lebih-pilih-gabung-jadi-anggota-tni-polri-dibanding-gabung-bersamanya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/2024\/05\/09\/sang-jenderal-egianus-kogoya-ketakutan-anak-papua-lebih-pilih-gabung-jadi-anggota-tni-polri-dibanding-gabung-bersamanya\/","title":{"rendered":"Sang Jenderal Egianus Kogoya Ketakutan. Anak Papua Lebih Pilih Gabung Jadi Anggota TNI-Polri Dibanding Gabung Bersamanya"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Papua- Seorang Pimpinan Kelompok Kriminal Bersenjata di Wilyah Nduga, Papua Tengah menyampaikan sebuah sikap kekwatirannya kepada generasi Papua yang sedang mengikuti seleksi Anggota TNI-Polri.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ia menggiring sebuah narasi atau perkataan yang membolak-balik fakta di lapangan melalui Media Sosialnya (Facebook) bahwa Pemerintah Kolonial Indonesia menggunakan Orang Asli Papua sebagai tameng untuk bertempur melawan mereka.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cAnak-anak Papua stop masuk jadi anggota TNI\/Polri. Ko tau sejarah bangsa Papua. Ujung-ujungnya dong kirim kam dluan untuk hadapi kami,\u201d tulisnya di Akun Facebook.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebelumnya, diketahui sosok Egianus pernah mendaftar menjadi anggota TNI dan sempat lolos menjadi anggota TNI. Namun, sayangnya ia dikeluarkan karena tidak mengikuti peraturan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Itu karena mental Egianus yang ciut dan takut di didik. Selain itu juga, ia menutup mata tentang sejarah Papua yang sebenarnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kalau Anak Papua ingin menjadi anggota TNI-Polri karena mereka mempunyai tujuan untuk mengabdi kepada Negara Indonesia. Mereka menjunjung tinggi nilai Pancasila dan mengetahui tentang yang baik dan buruk.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berbeda dengan Egianus yang dalam isi otaknya hanya mau melawan, memberontak, membunuh.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tugas Kepolisian di Papua bukan untuk membunuh Egianus dan kawan-kawannya, melainkan untuk melayani Masyarakat dan bisa membantu meringankan beban Orang tua mereka.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kalau Egianus anggap Anak-anak Papua yang nanti akan jadi anggota TNI-Polri adalah Keluarga seharusnya tidak perlu takut.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cTidak mungkin mereka tembak ko. Kalau ko tidak tembak mereka?,\u201d mari bersatu bangun Papua. Stop ko dan teman-temanmu bunuh Anak Asli Papua.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Papua- Seorang Pimpinan Kelompok Kriminal Bersenjata di Wilyah Nduga, Papua Tengah menyampaikan sebuah sikap kekwatirannya kepada generasi Papua yang sedang mengikuti seleksi Anggota TNI-Polri. Ia menggiring sebuah narasi atau perkataan yang membolak-balik fakta di lapangan melalui Media Sosialnya (Facebook) bahwa Pemerintah Kolonial Indonesia menggunakan Orang Asli Papua sebagai tameng untuk bertempur melawan mereka. \u201cAnak-anak Papua<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":19184,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5489],"tags":[5633],"class_list":["post-19183","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-utama","tag-sang-jenderal-egianus-kogoya-ketakutan-anak-papua-lebih-pilih-gabung-jadi-anggota-tni-polri-dibanding-gabung-bersamanya"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19183","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=19183"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19183\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/19184"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=19183"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=19183"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=19183"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}