{"id":1617,"date":"2020-07-30T11:52:23","date_gmt":"2020-07-30T02:52:23","guid":{"rendered":"https:\/\/www.suaranewspapua.com\/?p=1617"},"modified":"2020-07-30T12:08:06","modified_gmt":"2020-07-30T03:08:06","slug":"reses-di-dua-kampung-yunus-wonda-serap-aspirasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/2020\/07\/30\/reses-di-dua-kampung-yunus-wonda-serap-aspirasi\/","title":{"rendered":"Reses di Dua Kampung, Yunus Wonda Serap Aspirasi"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Suaranewspapua.com- JAYAPURA-<\/strong> Wakil Ketua I DPR Papua, DR. Yunus Wonda, SH.MH melaksanakan reses sekaligus di dua Kampung, yakni Kampung Sabron dan Doyo Sentani, Kabupaten Jayapura pada Rabu (29\/7).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam reses di dua tempat itu, Yunus Wonda menerima sejumlah aspirasi dari masyarakat. Diantaranya masyarakat mengeluhkan ketersediaan air bersih.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bahkan saat reses di dua tempat itu, Yunus Wonda, memberikan pesan kepada warga untuk selalu menjaga lingkungan. Dengan cara tidak menebang pohon yang berada di daerah pegunungan dan penghijauam kembali.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain memberikan pesan-pesan ke warga, Politikus Partai berlambang Bintang dan Mersy ini juga menerima aspirasi masyarakat yang mengeluhkan ketersediaan air bersih.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kata Yunus Wonda, hal itu disebabkan lantaran pasca banjir bandang 2019 lalu. Dimana sumber-sumber mata air yang ada di Kabupaten Jayapura sudah tertutup material.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Aspirasi masyarakat banyak, diantaranya menyangkut kebutuhan air bersih. Tapi kami juga sampaikan ke masyarakat untuk tidak tebang pohon di daerah gunung,&#8221; kata Yunus Wonda ketika memberikan keterangan pers usai melaksanakan reses.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sehingga untuk memenuhi kebutuhan air bersih lanjut Yunus Wonda, masyarakat di dua kampung itu hanya mengandalkan air hujan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Sebenarnya air tanah (Sumur Bor) bisa, tapi itukan biayanya besar. Kita tahu sekali bor itu harganya puluhan juta rupiah. Dan itu harus ada perhatian pemerintah,&#8221; tandasnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kendati demikian kata Yunus Wonda, ada lokasi warga yang masih memiliki mata air. Hanya saja terkendala dengan peralatannya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Oleh sebab itu kata Yunus Wonda, pihaknya akan memberikan bantuan berupa pipa atau selang dan peralatan lainnya. Sehingga masyarakat bisa mengambil air dari mata air tersebut untuk disalurkan ke rumah-rumah warga.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Saya sudah janji akan memberikan bahan-bahan yang mereka butuhkan seperti pipa dan buat bak penampungan,&#8221; ujar Yunus Wonda.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain itu, Yunus Wonda memberikan imbauan-imbauan ke masyarakat menyangkut pandemik covid-19.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Masyarakat jangan berpikir kalau covid-19 sudah selesai. Harus tetap mematuhi protokoler kesehatan. Jaga jarak, pakai masker dan menjaga kebersihan,&#8221; pesannya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Diakui, jika reses kali ini memamg agak sedikit berbedah, karena ada beberapa daerah pemilihan yang tidak bisa dikunjungi lantaran pandemik covid-19.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Terkait dengan itu, dalam rapat sudah kami putuskan, kalau memang daerah pemilihan masih lockdown ya tidak bisa dipaksakan. Bisa ke daerah yang aksesnya terbuka,&#8221; terangnya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Suaranewspapua.com- JAYAPURA- Wakil Ketua I DPR Papua, DR. Yunus Wonda, SH.MH melaksanakan reses sekaligus di dua Kampung, yakni Kampung Sabron dan Doyo Sentani, Kabupaten Jayapura pada Rabu (29\/7). Dalam reses di dua tempat itu, Yunus Wonda menerima sejumlah aspirasi dari masyarakat. Diantaranya masyarakat mengeluhkan ketersediaan air bersih. Bahkan saat reses di dua tempat itu, Yunus<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":1618,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[221],"tags":[619],"class_list":["post-1617","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pelayanan","tag-progres-kesiapan-pon-sudah-capai-70-persen"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1617","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1617"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1617\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1618"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1617"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1617"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/suaranewspapua.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1617"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}