Nabire – Komite Peduli Anak (KPA) Papua Tengah mendukung kebijakan Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa dalam membebaskan biaya pendidikan serta menyediakan bantuan perangkat laptop bagi pelajar sebagai bagian dari upaya meningkatkan akses dan kualitas pendidikan di daerah itu.
Dukungan tersebut disampaikan KPA Papua Tengah menyusul kebijakan Pemerintah Provinsi Papua Tengah yang menjadikan pendidikan sebagai salah satu prioritas pembangunan, termasuk melalui program sekolah gratis dan penyediaan sarana penunjang pembelajaran.
Pemerintah Provinsi Papua Tengah pada 2026 mengalokasikan Rp77,851 miliar untuk mendukung program pendidikan, termasuk pendidikan gratis bagi siswa jenjang SMP, SMA, SMK, SLB, serta dukungan asrama sekolah. Program tersebut ditujukan untuk memperluas akses pendidikan dan mengurangi hambatan biaya bagi peserta didik.
Selain membebaskan biaya pendidikan, Gubernur Meki Nawipa juga memberikan bantuan laptop kepada pelajar di sejumlah wilayah Papua Tengah. Pada Januari 2026, sebanyak 75 unit laptop diserahkan kepada pelajar dari Kabupaten Paniai, Deiyai, dan Dogiyai.
Kebijakan tersebut dinilai menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah mendorong pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran sekaligus memberikan motivasi kepada generasi muda untuk terus menempuh pendidikan.
Pemprov Papua Tengah juga telah menyalurkan bantuan perangkat teknologi kepada lembaga pendidikan. Pada Mei 2026, sebanyak 60 unit laptop diberikan kepada 12 perguruan tinggi swasta di wilayah Papua Tengah untuk mendukung proses pembelajaran, penelitian, dan pengelolaan administrasi pendidikan.
Program pendidikan gratis tersebut juga diarahkan untuk menjawab persoalan akses pendidikan, terutama bagi anak-anak yang menghadapi kendala ekonomi maupun geografis. Pemerintah daerah menargetkan agar tidak ada anak di Papua Tengah yang tertinggal dalam memperoleh pendidikan.
Kebijakan tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Papua Tengah untuk memperkuat sumber daya manusia melalui pemerataan akses pendidikan. Selain pembiayaan sekolah, pemerintah juga memberikan perhatian terhadap kesejahteraan tenaga pendidik melalui program sertifikasi guru.
Dengan kebijakan pendidikan gratis dan dukungan perangkat teknologi, pemerintah daerah berharap peserta didik di Papua Tengah dapat memperoleh kesempatan belajar yang lebih merata serta memiliki kemampuan untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan pendidikan di era digital.
Dukungan masyarakat terhadap kebijakan tersebut diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara pemerintah, sekolah, orang tua, dan berbagai elemen masyarakat dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Papua Tengah.










