Home / HAM / Ancaman terhadap Penerbangan Sipil, Masyarakat Pegunungan Bintang Diminta Tetap Tenang

Ancaman terhadap Penerbangan Sipil, Masyarakat Pegunungan Bintang Diminta Tetap Tenang

Papua Pegunungan – Ancaman terhadap operasional penerbangan perintis PT Associated Mission Aviation (AMA) di Kabupaten Pegunungan Bintang perlu disikapi secara serius. Ancaman terhadap pilot, kru, maupun pesawat sipil tidak hanya membahayakan keselamatan penerbangan, tetapi juga berpotensi mengganggu akses masyarakat di wilayah Pegunungan Bintang yang sangat bergantung pada transportasi udara.

Informasi mengenai ancaman tersebut beredar melalui pesan suara yang mengatasnamakan pimpinan kelompok bersenjata di wilayah Pegunungan Bintang. Dalam pesan tersebut terdapat permintaan dana kepada pihak AMA yang disertai ancaman terhadap perusahaan apabila tuntutan tidak dipenuhi.

Tindakan intimidasi dan ancaman terhadap penerbangan sipil tidak dapat dibenarkan. Penerbangan perintis merupakan bagian penting dari konektivitas masyarakat, terutama bagi wilayah yang memiliki kondisi geografis sulit dan akses transportasi terbatas.

Hal tersebut sebelumnya juga disampaikan Plt. Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Pegunungan Bintang, Marshall Suebu, ketika layanan penerbangan AMA kembali beroperasi pada Juli 2026. Pemerintah daerah saat itu meminta masyarakat turut menjaga keamanan pesawat dan kru di setiap lapangan terbang.

“Kita sambut baik keputusan yang diambil manajemen AMA untuk kembali melayani rute penerbangan ke daerah kita dengan menjaga keamanan pesawat dan crew di setiap lapangan terbang.” Marshall Suebu, Plt. Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Pegunungan Bintang.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa keamanan penerbangan bukan semata-mata kepentingan perusahaan, melainkan kepentingan masyarakat secara luas. Pemerintah daerah sebelumnya bahkan menegaskan bahwa Pegunungan Bintang sangat membutuhkan transportasi udara karena kondisi geografisnya yang sulit dan keterisolasian sejumlah wilayah.

Karena itu, masyarakat diimbau tetap tenang, tidak panik, serta tidak mudah percaya atau menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Setiap informasi mengenai ancaman keamanan sebaiknya disampaikan kepada pihak yang berwenang dan tidak ditindaklanjuti dengan tindakan sendiri.Bagi masyarakat Pegunungan Bintang, keberlangsungan penerbangan berarti tetap terbukanya akses terhadap kebutuhan pokok, pelayanan kesehatan, pendidikan, mobilitas masyarakat, serta kegiatan ekonomi.

Jangan sampai ancaman terhadap penerbangan sipil justru membuat masyarakat menjadi pihak yang paling dirugikan. Keamanan pilot, kru, pesawat, dan masyarakat harus menjadi kepentingan bersama.

Tagged:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *