Keerom – Kepolisian Daerah (Polda) Papua meresmikan Gedung Pelayanan Terpadu Satu Atap Polres Keerom sebagai bentuk komitmen menghadirkan pelayanan publik yang lebih dekat, cepat, transparan, dan terintegrasi bagi masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah perbatasan Republik Indonesia dengan Papua Nugini.
Kapolda Papua Irjen Pol. Patrige Renwarin mengatakan kehadiran pusat layanan satu atap tersebut menjadi solusi bagi masyarakat Keerom yang selama ini harus menuju Kota Jayapura untuk mengurus berbagai dokumen administrasi maupun layanan kepolisian.
“Masyarakat tidak lagi harus ke Jayapura untuk mengurus dokumen seperti Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), Surat Keterangan Bebas Narkoba (SKBN), pemeriksaan kesehatan, layanan BPJS, perbankan, administrasi kependudukan, hingga Call Center Polri 110 karena seluruh loket pelayanan kini telah tersedia di Polres Keerom, Arso,” ujar Kapolda Papua saat peresmian gedung pelayanan, Rabu.
Menurut Kapolda, pembangunan Gedung Pelayanan Terpadu Satu Atap merupakan bagian dari transformasi pelayanan Polri yang mengedepankan kemudahan akses bagi masyarakat. Dengan mengintegrasikan berbagai jenis pelayanan dalam satu lokasi, proses administrasi menjadi lebih efektif, efisien, dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat.
“Peresmian gedung ini merupakan wujud nyata komitmen Polri dalam menghadirkan pelayanan publik yang semakin mudah diakses, transparan, cepat, serta berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Kami berharap masyarakat dapat merasakan manfaat langsung dari layanan yang terintegrasi ini,” jelasnya.
Selain meningkatkan kualitas pelayanan, keberadaan fasilitas tersebut juga diharapkan dapat mendukung pemerataan pelayanan pemerintah di kawasan perbatasan yang memiliki tantangan geografis cukup besar.
Sementara itu, Bupati Keerom Piter Gusbager menyampaikan apresiasi atas berbagai inovasi yang dilakukan Polres Keerom dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, kehadiran gedung pelayanan terpadu menjadi langkah strategis dalam mendekatkan pelayanan publik sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah perbatasan.
Ia menegaskan bahwa sinergi antara Pemerintah Kabupaten Keerom, Polri, TNI, serta seluruh pemangku kepentingan merupakan faktor penting dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus mendukung percepatan pembangunan di Kabupaten Keerom.
“Dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan seluruh stakeholder, kita dapat menciptakan situasi yang aman, kondusif, serta memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, khususnya di wilayah perbatasan,” ungkapnya.
Melalui hadirnya Gedung Pelayanan Terpadu Satu Atap Polres Keerom, diharapkan pelayanan publik di kawasan perbatasan RI–Papua Nugini semakin optimal, sehingga masyarakat dapat memperoleh berbagai layanan secara lebih cepat, mudah, dan efisien tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke ibu kota provinsi.











