Jayapura, Papua — Bulog wilayah Papua menyalurkan sebanyak 175 ton beras secara gratis kepada masyarakat di Kabupaten Jayapura pada tahap pertama. Penyaluran bantuan ini berlangsung mulai Juni hingga Juli 2025 dan ditujukan kepada warga yang telah terdata oleh Badan Pangan Nasional.
Pimpinan Wilayah Bulog Papua, Ahmad Mustari, menjelaskan bahwa pendistribusian beras dilakukan dengan sistem pengambilan di titik-titik tertentu yang telah ditentukan. Masyarakat yang berhak menerima harus membawa KTP sebagai syarat pengambilan. “Data penerima manfaat sudah lengkap dan terverifikasi berdasarkan wilayah di 19 distrik,” ujarnya saat melepas truk pengangkut beras di Lapangan Upacara Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Sentani, pada Senin, 28 Juli 2025.
Ahmad menegaskan bahwa bantuan beras ini diberikan tanpa dipungut biaya sehingga warga tidak perlu membeli. Untuk tahap selanjutnya, Bulog masih menunggu instruksi lebih lanjut dari Badan Pangan Nasional terkait kelanjutan distribusi.
Sementara itu, Bupati Jayapura, Yunus Wonda, menyambut baik bantuan tersebut dan berharap program ini dapat meringankan beban masyarakat, terutama dalam hal pemenuhan kebutuhan pangan. “Selain bantuan dari Bulog, pemerintah daerah juga sedang melaksanakan program bantuan satu ton beras per kampung yang tengah berjalan saat ini,” kata Wonda.
Lebih lanjut, Wonda menyampaikan bahwa kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam program bantuan pangan akan terus berlanjut agar masyarakat tidak mengalami kesulitan pangan. Rencana ke depan, pemerintah berencana memberikan bantuan bahan makanan secara rutin setiap empat bulan kepada 139 kampung di Kabupaten Jayapura.
“Pada bulan Desember nanti, jumlah bantuan akan kami tingkatkan dua kali lipat guna memastikan masyarakat tetap stabil selama memasuki tahun baru,” ujar Bupati.
Dengan populasi yang relatif kecil, Wonda optimis bahwa kebutuhan pangan di Kabupaten Jayapura dapat diatasi dengan baik melalui berbagai program bantuan tersebut.











